Mudahkan PTM Terbatas, 68 Bus Sekolah Gratis Antar Jemput Pelajar

Monday, 30 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Istimewa / Net

foto Istimewa / Net

DAELPOS.com – Unit Pelayanan Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengerahakn 68 armada untuk antar jemput pelajar yang mengikuti pembelajaran tatap muka  (PTM) Terbatas, Senin (30/8).

Kepala Unit Pelayanan Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ali Murthadho mengatakan, 68 armada bus sekolah ini terdiri dari 26 bus rute zonasi dan 42 rute reguler, Bus sekolah ini dioperasikan di lima wilayah kota yang terdapat sekolah penyelenggara PTM, mulai pukul 04.30 sampai dengan pukul 17.30. 

“Tahap awal PTM Terbatas, kita kerahkan 68 bus sekolah. Seluruhnya disebar di lima wilayah penyelenggara PTM Terbatas,” kata Ali.

Ali mengimbau, para pelajar yang ikut PTM terbatas untuk manfaatkan armada bus sekolah ini, saat berangkat atau pulang sekolah. Dia juga mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan selama di dalam bus sekolah dengan mengurang aktivitas berbicara satu sama lain untuk mengurangi potensi paparan COVID 19.

Menurutnya, saat mengoperasikan bus sekolah pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebelum dan sesudah beroperasi, lanjut  Ali, bus selalu disemprot disinfektan. Saat dioperasikan, setiap pelajar yang akan naik diperiksa suhu tubuhnya terlebih dulu. Pihaknya juga membagikan masker pada siswa. 

“Pengoperasian bus sekolah ini menerapkan prortokol kesehatan ketat. Kami juga menampilkan gambar audio visual yang berisi edukasi soal prokes dan COVID 19 pada pelajar di dalam bus sekolah,” pungkas Ali.

See also  Kemenag: Tegaskan Tidak Ada Instruksi Buat Testimoni Sukses Haji 2024

Berita Terkait

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia
Merangkul Inklusivitas, Kisah Guru yang Mengubah Lagu “Jika Ada Gempa” Jadi Pelajaran Hidup
Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar
AI Makin Canggih, Generasi Muda Diingatkan Tetap Berpijak pada Pancasila
Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung
Atasi Keterbatasan Akses Minyak Tanah, Kompor Biomassa Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lokal, UMKM, dan Transmigran di Sorong

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan

Monday, 14 September 2026 - 21:30 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya

Monday, 14 September 2026 - 21:07 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Monday, 14 September 2026 - 20:42 WIB

Merangkul Inklusivitas, Kisah Guru yang Mengubah Lagu “Jika Ada Gempa” Jadi Pelajaran Hidup

Saturday, 12 September 2026 - 10:13 WIB

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Berita Terbaru

Politik

Yulian Gunhar Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Tuesday, 15 Sep 2026 - 12:07 WIB