PT Kimia Farma Tunda Ekspansi, Kepuasan Pelanggan Menjadi Fokus KFA

Tuesday, 28 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Entitas usaha PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang bergerak di bidang layanan kesehatan terintegrasi (apotek, klinik, laboratorium, dan optik) PT Kimia Farma Apotek (KFA), melakukan rebranding jejaring layanan kesehatannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pelanggan Kimia Farma di Tanah Air.

“Hal itu dimaksudkan untuk mendukung kegiatan rebranding Kimia Farma Apotek yang dimulai dari Kimia Farma Premier di Jalan Radio Dalam, Jakarta,” ungkap Direktur Utama KFA Nurtjahjo Waluji Wibowo di Jakarta, Jumat (24/9). 

Dia memaparkan, kondisi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan membuat perusahaan menunda rencana ekspansi penambahan jejaring KFA. Maka dari itu, di tahun ini KFA melakukan inovasi berupa re-branding jaringan guna meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus juga karyawan Kimia Farma secara keseluruhan.

“Di sini semua layanan dilakukan secara terpadu mulai dari pelayanan penjualan obat, klinik, dan laboratorium dengan dukungan sistem digital untuk kenyamanan konsumen,” paparnya.

Pada tahun ini KFA menargetkan akan ada 10 jaringan layanan kesehatan yang di rebranding. Yang mana, program rebranding tersebut tidak hanya akan berpusat di Jakarta saja, melainkan akan tersebar di beberapa wilayah. “Rencana di tahun ini kami target 10 dulu jaringan apotek yang di rebranding, tapi tidak hanya di Jakarta, kami akan sebar di beberapa kota,” ujarnya.

Lebih lanjut Nurtjahjo bilang, sambil berjalan pihaknya pun tengah memantau situasi dan kondisi saat ini. Sehingga diharapkan ke depan, rencana rebranding tersebut bisa segera berlanjut ke wilayah-wilayah berikutnya. “Jadi untuk ke depan, apotek yang bisa diperluas, akan kami survei terlebih dahulu, yang memungkinkan akan kami perluas seperti ini nanti akan kami lakukan,” kata Nurtjahjo.

Sebagai bagian dari Kimia Farma Group dan Holding BUMN Farmasi, KFA menjadi garda terdepan healthcare nasional melalui 1.233 jaringan apotek di seluruh wilayah Indonesia, serta 403 klinik kesehatan dan juga 72 laboratorium klinik yang dikelola oleh PT Kimia Farma Diagnostika.

See also  Selain Sebagai Pengendali Banjir, Kolam Retensi Andir Kini Jadi Ruang Publik Interaktif

Sebagai informasi, penjualan bersih induk usaha alias KAEF di semester pertama tahun ini, tercatat tumbuh 18,57% dari semula Rp 4,68 triliun di semester I-2020 menjadi sekitar Rp 5,56 triliun pada semester I-2021. Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk juga terpantau meningkat 18,58% menjadi Rp 57,60 miliar per 30 Juni 2021 lalu. 

Berita Terkait

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI
Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli
Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini
Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa
Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang
Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
Bendungan Sidan Perkuat Layanan Irigasi 9.598 Hektare, Dukung Swasembada Pangan di Bali

Berita Terkait

Monday, 20 July 2026 - 22:22 WIB

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Friday, 17 July 2026 - 18:38 WIB

Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun

Friday, 17 July 2026 - 18:27 WIB

Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli

Thursday, 16 July 2026 - 17:33 WIB

Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini

Wednesday, 15 July 2026 - 23:02 WIB

Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Tuesday, 21 Jul 2026 - 07:24 WIB

Berita Utama

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Monday, 20 Jul 2026 - 22:22 WIB