Kepala Desa Bakal Diberi Peluang Sekolah Hingga S3

Saturday, 9 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri Rapat Koordinasi Konsolidasi Pendampingan Masyarakat Desa di Best Western Hotel, Palu, Sabtu (9/10/2021).

Halim Iskandar merasa bersyukur bisa hadir dalam acara itu karena bisa silaturahmi dengan Kepala Desa, Pendamping hingga Kepala Balai yang dimiliki Kemendes PDTT.

Pertemuan ini nantinya bakal hadirkan peta jalan (Roadmap) Peningkatakan aparat desa, termasuk pada Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

“Hal ini harus dikerjakan serius agar kedepannya Kepala Desa karena prestasinya bisa melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang S3,” kata Halim Iskandar.

Begitu juga dengan Tenaga Pendamping Profesional (TPP). Olehnya, Kemendes PDTT pun sedang berikhtiar dan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk LPDP agar nantinya Kepala Desa dan TPP yang berprestasi dapat kuliah hingga S3.

Kedepan, rekrutmen TPP diprioritaskan melalui Pendamping Lokal Desa (PLD). Artinya penataan kapasitas pendamping desa berbasis pondasi yang kuat dengan gunakan Merrit System.

“Konstruksi bangunan untuk pendamping itu kuat karena keberadaan TPP sangat dibutuhkan dan strategis hingga saya selaku katakan TPP adalah anak kandung Kementerian Desa,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Pria yang akrab Gus Halim ini merespon positif program BPSDM Kemendes Pelatihan Literasi yang diminta mulai tahun 2022 agar Desa yang miliki pengetahuan, dinamika dan kekhasan sendiri bisa ditampilkan dengan baik.

Gus Halim ingin ada reformasi yang mendasar di Balai Pelatihan yang dimiliki oleh Kemendes. Balai harus bisa memenuhi permintaan apapun dari daerah.

Contohnya, Balai harus bisa menjawab permintaan Kepala Desa untuk pelatihan pembangunan desa, tentang Dana Desa, perencaan pembangunan desa.

“Meskipun tidak ada program itu tapi tenaganya harus siap memenuhi seluruh permintaan yang diharapkan oleh masyarakat maupun Pemerintah Daerah,” kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

See also  Menag Fachrul Razi Akui Batalkan Haji 2020 Tanpa Libatkan DPR

Kedepan, Kemendes menargetkan, pihak manapun yang ingin berurusan dengan desa, harus datang ke Kementerian Desa karena nyatanya semuanya bisa dijawab dan direspon positif

Kemendes pun semakin gencarkan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa. Hari ini, Kemendes sedang menggenjot penuntasan Kemiskinan Ekstrem hingga Nol Persen pada 2024.

Berbicara soal Nol Persen, kata Gus Halim, berkaitan dengan data mikro yang kaitannya dengan level desa.

“Target Presiden untuk Nol Persen Kemiskinan Ekstrem harus dilakukan pada level desa dan berbasis data mikro by name by Adress,” kata Gus Halim.

Gus Halim mengatakan, hingga saat ini sekitar 60 persen desa dari total 74.961 desa telah menyelesaikan Pemuktakhiran Data Desa.

Untuk Sulawesi Tengah, Gus Halim meminta TPP untuk terus lakukan pemantauan agar desa segera tuntaskan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa.

“Berbicara Kemiskinan Ekstrem tidak bisa lepas dari Kementerian Desa, Kepala Desa dan Pendamping Desa,” kata Gus Halim.

Hal ini diharapkan nantinya sehingga Desa menjadi rujukan dari seluruh pihak yang ingin lakukan percepatan pembangunan.

“Karena pada hakekatnya Desa adalah Indonesia dan Indonesia adalah Desa,” tegas Gus Halim.

Hal ini butuh sinergi dan kerja keras serta sinkronisasi antar segenap pihak yang berkompeten untuk urusan pembangunan desa.

Turut hadir, Sekretaris Jenderal Taufik Madjid, Kepala BPSDM Luthfiyah Nurlela, dan pejabat di lingkunhan BPSDM Kemendes PDTT.

Berita Terkait

Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Utama SPAM Mamminasata Tahap I, Siap Layani 40.000 SR
Hutama Karya Tutup Sementara Pengoperasian Tol Fungsional Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli – Banda Aceh Mulai 9 September 2026 Pukul 07.00 WIB
Gunung Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Infrastruktur Pengendali Lahar
Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI
Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa
Jalur Tol Palembang-Indralaya Sempat Berlakukan Sistem Buka-Tutup
Tol JORR-S Padat Imbas Pekerjaan, Hutama Karya Lakukan Penanganan
Ketika Gaza Ingin Dipindahkan, Anak-anaknya Hanya Ingin Pulang

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Utama SPAM Mamminasata Tahap I, Siap Layani 40.000 SR

Tuesday, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Hutama Karya Tutup Sementara Pengoperasian Tol Fungsional Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli – Banda Aceh Mulai 9 September 2026 Pukul 07.00 WIB

Monday, 7 September 2026 - 19:48 WIB

Gunung Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Infrastruktur Pengendali Lahar

Monday, 7 September 2026 - 00:01 WIB

Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI

Sunday, 6 September 2026 - 14:57 WIB

Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa

Berita Terbaru

Berita Utama

Hilirisasi Kelapa Masuki Babak Baru, 2.900 Tenaga Kerja Siap Diserap

Tuesday, 8 Sep 2026 - 19:02 WIB