Kunjungi UGM, Menteri LHK Tegaskan Pentingnya Pusat Ilmu Kebumian

Friday, 17 March 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri LHK Siti Nurbaya, bersama Wakil Rektor IV UGM dan Dekan Fakultas Geografi UGM, serta para Akademisi dan Pimpinan himpunan profesi Geografi dan Geologi mengunjungi Fakultas Geografi UGM, pada Selasa (15/3). Kunjungan kerjanya kali ini bertujuan untuk memantapkan Pusat Studi Kebumian/Earth Sciences and Environment, di Fakultas Geografi UGM, yang telah dirintis sejak tahun 2017.

Pusat studi ini dirancang untuk pelayanan akademik dan masyarakat/praktisi terkait dengan informasi dan penghimpunan hasil-hasil penelitian dengan basis landscape ecology. Termasuk juga berbagai hasil studi seperti KLHS, RTRW dan studi-studi tematik.

“Pemerintah dalam hal ini KLHK mendukung konsolidasi dan pengembangan Earth Sciences yang mencakup segala dimensi biosfir dan terlebih lagi dengan kondisi perubahan iklim sekarang dan ke depan sebagai tantangan berat,” kata Menteri Siti.

Lebih lanjut Menteri Siti menyampaikan bahwa melalui Pusat Studi Kebumian ini hal-hal berkaitan dengan kebumian menyangkut fenomena alam, kewaspadaan bencana, manfaat kekayaan alam, pemanfaatan alam, dll akan dihimpun dan dirangkum dengan penataan informasi dari data yang begitu melimpah. Subyek dimaksud merupakan bagian dari rumpun dasar keilmuan geografi. Untuk tahap awal, akan fokus pada informasi hasil penelitian berbasis Geo-reference dan Geo-science.

“Pendekatan pelayanan melalui pusat studi earth sciences dan lingkungan, dengan basis geografi sangat penting dan menjadi kebutuhan saat ini dan ke depan. Kita pikirkan juga lebih lanjut untuk bisa dibangun Fakultas Geografi paling sedikit satu di tiap pulau besar dan tentu saja di IKN,” ujarnya.

Kemudian, Menteri Siti mengungkapkan earth centre ini juga perlu dilengkapi dengan field observatory. Untuk temanya dapat disesuaikan dengan hal-hal yang penting bagi masyarakat.

“KLHK akan terus mendukung hadirnya field observatory bagi kepentingan edukasi dan ekonomi masyarakat juga selain kewaspadaan bencana, seperti untuk industri gemstone dsb,” katanya.

See also  Jangan Sampai Ketinggalan! Gerakan Bangga Buatan Indonesia Segera Diluncurkan, Pertamina Gelar SMEXPO 2021

Pada kesempatan tersebut, Menteri LHK Siti Nurbaya, sekaligus meresmikan pusat ilmu kebumian “Siti Nurbaya Center” (SNC) di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Pusat informasi ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kondisi iklim, peta bencana, serta kualitas air dan udara melalui penyediaan data spasial.

Menanggapi hadirnya SNC, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Ignatius Susatyo Wijoyo menyambut baik, karena dapat menghasilkan riset-riset ilmu kebumian dan menyediakan platform diseminasi dan penyediaan data spasial.

“Hasil riset ini diharapkan bisa mendukung pencapaian SDGs yang sejalan dengan program kerja UGM untuk mendukung transisi energi, ketahanan pangan dan mitigasi perubahan iklim, sehingga bisa memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Hadirnya SNC diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan, penelitian, dan pengembangan di bidang ilmu kebumian melalui penyediaan data dan informasi yang akurat dan terbaru.

Dengan adanya SNC, diharapkan dapat tercipta kebijakan yang akurat dan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah lingkungan hidup di Indonesia yang akan membantu pemerintah, masyarakat, dan industri dalam mengambil keputusan yang tepat untuk menjaga kelestarian alam dan keberlanjutan pembangunan.

Berita Terkait

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok
Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan
Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material Longsor
Kemendes Ajak ADB Indonesia untuk Genjot Pemberdayaan Masyarakat Desa
Bendung Krueng Pase Kembali Berfungsi, Dukung Pemulihan Pertanian di Aceh Utara
Dari Dermaga ke Sekolah: Hutama Karya Ngebut Bangun Sekolah Rakyat Mamuju

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 10:24 WIB

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok

Friday, 8 May 2026 - 09:51 WIB

Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan

Friday, 8 May 2026 - 01:20 WIB

Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei

Thursday, 7 May 2026 - 18:08 WIB

Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Thursday, 7 May 2026 - 16:03 WIB

Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material Longsor

Berita Terbaru

Megapolitan

Dukcapil Pastikan Data Pulau Sabira Tetap Akurat

Friday, 8 May 2026 - 16:35 WIB