Komitmen DKPKP DKI Jakarta Wujudkan Ekonomi Biru Berkelanjutan

Tuesday, 15 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sebagai langkah strategis menuju keberlanjutan dan kesejahteraan ekonomi, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta sedang mengembangkan Grand Design Pengelolaan Ruang Laut Terpadu. Inisiatif ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi ekonomi dari sumber daya laut sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir, sejalan dengan visi ekonomi biru yang berkelanjutan.

Proyek ini muncul sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi oleh wilayah perairan Jakarta, seperti konflik pemanfaatan ruang, degradasi lingkungan, dan kurangnya kebijakan yang terintegrasi. Grand Design Pengelolaan Ruang Laut Terpadu menawarkan solusi melalui pengelolaan ruang laut yang lebih baik dengan pendekatan zonasi, memastikan keseimbangan antara aktivitas ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Ekonomi Biru: Arah Baru Pengelolaan Laut Jakarta
Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati menegaskan, ekonomi biru menjadi prinsip dasar dalam pengembangan desain ini. “Ekonomi biru mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Melalui pengelolaan ruang laut yang terpadu, kami ingin menciptakan manfaat ekonomi yang merata untuk masyarakat pesisir, tanpa merusak sumber daya alam yang ada,” ujar Suharini.

Grand design ini akan mengatur pemanfaatan wilayah laut dengan penataan ruang yang jelas untuk berbagai kegiatan, seperti perikanan, konservasi, pariwisata, dan energi terbarukan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tumpang tindih kepentingan di ruang laut dan memaksimalkan potensi ekonomi yang ramah lingkungan.

Pemanfaatan Teknologi untuk Monitoring dan Zonasi
Salah satu inovasi dalam grand design ini adalah penggunaan teknologi Geographic Information System (GIS) untuk memantau kondisi ekosistem laut dan memastikan bahwa ruang laut dimanfaatkan sesuai dengan zonasi yang telah ditetapkan. Teknologi ini akan memungkinkan DKPKP Provinsi DKI Jakarta untuk memantau kesehatan lingkungan laut, sehingga dapat mengambil tindakan cepat dan tepat jika ditemukan masalah.

See also  Waspada Banjir Rob Pesisir Jakarta

“Teknologi GIS akan membantu kami dalam menyusun peta zonasi ruang laut yang lebih akurat dan mendukung pengelolaan yang lebih efisien. Dengan demikian, aktivitas ekonomi, seperti pariwisata laut atau perikanan, bisa berjalan berdampingan dengan upaya konservasi,” tambah Suharini.

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan
Melalui Grand Design Pengelolaan Ruang Laut Terpadu, DKPKP Provinsi DKI Jakarta menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan kontribusi yang lebih besar dari sektor ekonomi biru terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) DKI Jakarta. Suharini menyebutkan bahwa dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir hingga 20% dan memperluas lapangan kerja di sektor kelautan.

Selain itu, program ini juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan perbaikan ekosistem laut, sehingga Jakarta bisa menjadi contoh kota pesisir yang sukses dalam menerapkan prinsip ekonomi biru. “Melalui pengelolaan ruang laut yang berkelanjutan, kami ingin Jakarta menjadi kota global yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan,” kata Suharini.

Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
Untuk memastikan keberhasilan proyek ini, DKPKP Provinsi DKI Jakarta akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat pesisir. Kolaborasi multisektor ini diharapkan dapat mempercepat implementasi grand design dan memaksimalkan dampak positifnya bagi semua pihak yang terlibat.

“Kami percaya bahwa keberhasilan grand design ini sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat. Oleh karena itu, kami terus membangun kemitraan dengan berbagai stakeholder untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan tantangan di lapangan,” tutur Suharini.

Dengan pengembangan Grand Design Pengelolaan Ruang Laut Terpadu ini, DKI Jakarta mengambil langkah penting dalam menjaga keberlanjutan laut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Proyek ini diharapkan menjadi model pengelolaan ruang laut yang dapat diadopsi oleh provinsi lain di Indonesia serta membawa Jakarta menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Anak Jakarta Diminta Fokus Belajar Lewat PP Tunas
TPS Sementara Pekayon Efektif, 120 Ton Sampah/Hari Diangkut ke Bantar Gebang
RBI Jaksel Diresmikan, Menteri PPPA: Harus Gerak Cepat Layani Warga
Dishub Jaksel Perketat Pengawasan, Jukir Liar di Blok M Ditindak
WFH ASN DKI Berlaku Bertahap, Kinerja Tetap Dipantau
Mobil Dinas Dipakai Liburan, Plat Merah Disulap Jadi Putih
Inflasi Jakarta Melandai di Maret, Tetap Terkendali di Tengah Lonjakan Ramadan
Pemprov DKI Terapkan WFH Tiap Jumat, ASN Wajib Patuh Aturan

Berita Terkait

Friday, 10 April 2026 - 12:56 WIB

Anak Jakarta Diminta Fokus Belajar Lewat PP Tunas

Thursday, 9 April 2026 - 07:13 WIB

TPS Sementara Pekayon Efektif, 120 Ton Sampah/Hari Diangkut ke Bantar Gebang

Wednesday, 8 April 2026 - 18:16 WIB

RBI Jaksel Diresmikan, Menteri PPPA: Harus Gerak Cepat Layani Warga

Tuesday, 7 April 2026 - 13:49 WIB

Dishub Jaksel Perketat Pengawasan, Jukir Liar di Blok M Ditindak

Tuesday, 7 April 2026 - 13:42 WIB

WFH ASN DKI Berlaku Bertahap, Kinerja Tetap Dipantau

Berita Terbaru

Nasional

HKI Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Program CLEAN di Jaktim

Friday, 10 Apr 2026 - 13:38 WIB

foto istimewa

Megapolitan

Anak Jakarta Diminta Fokus Belajar Lewat PP Tunas

Friday, 10 Apr 2026 - 12:56 WIB

Energy

Pertamina Patra Niaga Jaga Kelancaran Distribusi LPG

Friday, 10 Apr 2026 - 10:34 WIB

Berita Terbaru

Pelabuhan Tanjung Carat Kunci Lompatan Ekonomi

Friday, 10 Apr 2026 - 09:27 WIB