Jelang Ramadan Pangan Pokok Stabil, Harga Tetap Terjaga

Friday, 28 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

DAELPOS.com – Ikrar pemerintah dalam memastikan masyarakat Indonesia dapat memperoleh pangan pokok dengan harga baik menjelang Ramadan, dilakukan bersamaan dengan upaya menjaga harga di tingkat petani/peternak. Secara simultan, di hilir dilaksanakan Operasi Pasar Pangan Murah (OP Pangan Murah) dengan mengutamakan penyerapan hasil produksi domestik.

Penegasan ini diutarakan oleh Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi saat meninjau bareng Wakil Pertanian (Wamentan) Sudaryono ke lokasi OP Pangan Murah di Kantor Pos Indonesia Bogor dan Cibinong, Jawa Barat pada Kamis (27/2/2025). Dalam perspektifnya, gerai pangan murah seperti ini akan turut membantu penyerapan dari hulu dan mendukung penyediaan pasokan dengan harga baik di hilir.

“Harga pangan pokok di hilir harus sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi). Pemerintah secara simultan bersama berbagai pihak, mulai dari Pemda, BUMN sampai swasta, semua kerja sama hadir untuk mendekatkan pangan murah bagi masyarakat. Silakan masyarakat datang ke lokasi operasi pasar yang ada di Kantor Pos seperti ini,” imbuhnya.

“Ke depannya operasi pasar PT Pos ini memang bisa jadi andalan kita semua sebagai gerai pangan murah untuk rakyat. Kemudian tidak boleh harga di petani itu jatuh, karena demikian instruksi Bapak Presiden Prabowo. Contohnya harga gabah harus Rp 6.500 per kilogram. Saat ini tinggal beberapa daerah saja yang harga gabahnya di bawah itu,” ungkap Arief.

Menilik data harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani dalam Panel Harga Pangan NFA, per 26 Februari rerata harga secara nasional berada di Rp 6.825 per kilogram (kg). Dari total 16 provinsi yang dipantau, masih ada 5 provinsi yang mengalami harga GKP di bawah ketetapan pemerintah. 5 provinsi itu antara lain Sulawesi Selatan, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat.

See also  PLN Nusantara Power Serahkan Rumah Sehat untuk Istri Pensiunan, Hadirkan Kenyamanan dan Harapan Baru

“Memang masih ada beberapa provinsi yang harganya masih di bawah Rp 6.500, misalnya Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah. Dengan itu, ini akan menjadi concern. Kita ingin menjaga petani. Dalam 2 tahun terakhir mulai dari Bapak Presiden Joko Widodo sampai hari ini, harga petani sudah dinaikkan sampai 3-4 kali,” beber Arief.

Lebih lanjut, pelaksanaan OP Pangan Murah melalui jaringan PT Pos Indonesia sampai hari ini telah merambah hingga 265 titik lokasi. Di samping itu, program Gerakan Pangan Murah (GPM) juga tetap digencarkan NFA bersama pemerintah daerah. Per 21 Februari, GPM telah menyentuh angka 717 kali di 13 provinsi dan 88 kabupaten/kota. Rinciannya di Januari 166 kali dan Februari ini di 551 kali.

“Sebenarnya dengan menggencarkan operasi pasar seperti sekarang ini, jadi yang paling ditunggu-tunggu oleh petani dan peternak kita. Ini karena kalau ada seperti ini, produksi pasti ada yang menyerap. Nanti BUMN bidang pangan dan Pos sama-sama jadi penyerap produksi pangan kita,” kata Kepala NFA Arief Prasetyo Adi.

“Harga di petani harus bagus, di hilir juga harus bagus, sehingga tata niaganya kita jaga sama-sama. Modern market tetap jualan. Traditional market tetap jualan. Ketersediaan pangan pokok strategis sampai dengan jelang Puasa dan Lebaran nanti, dipastikan semua aman,” terang Arief.

Menimpali itu, Wamentan Sudaryono menuturkan strategi penstabilan harga pangan dilakukan dengan membanjiri stok ke pasar-pasar. Ia juga memperingatkan agar pedagang tidak FOMO (Fear of Missing Out) dengan menaikkan harga karena sedang dalam momentum Ramadan dan Idulfitri.

“Cara supaya harga tidak naik, syukur syukur bisa turun, adalah dengan membanjiri stok pasar tradisional maupun pasar modern. Dengan membanjiri pasar dengan stok yang melimpah, barang tersedia. Pemerintah juga melaksanakan operasi pasar dengan memanfaatkan 4.800 cabang Pos Indonesia. Hari ini sudah beroperasi 265. Memang tujuannya untuk mendistorsi harga pasar supaya harganya lebih baik,” jelasnya.

See also  Ancol Gandeng Bank DKI Terapkan Transaksi Non Tunai

“Berikutnya Presiden mengatakan Ramadan dan Lebaran, harga harus bagus, harga harus turun, maka kami ingatkan kepada semua pengusaha, semua pedagang, khususnya barang-barang pokok ini, untuk tidak menjual di harga lebih dari HET. Kami ingatkan jangan lagi menari di atas penderitaan masyarakat kita. Nggak ada lagi FOMO. Nggak ada lagi karena Ramadan Lebaran kemudian biasanya (harga) naik. Nggak ada lagi,” ucap Sudaryono dengan tegas.

Berita Terkait

Uang Sitaan Korupsi Bantu Danai MBG LaNyalla: Keadilan Substantif yang Konkret
Modernisasi Irigasi di Lumbung Padi Terbesar di Indonesia Kini Telah Difungsikan
Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum
Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung
7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas
Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026
4 Tahun Kering, Hutama Karya Alirkan Air ke Irigasi Beo Talaud
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 10:03 WIB

Uang Sitaan Korupsi Bantu Danai MBG LaNyalla: Keadilan Substantif yang Konkret

Tuesday, 5 May 2026 - 18:09 WIB

Modernisasi Irigasi di Lumbung Padi Terbesar di Indonesia Kini Telah Difungsikan

Monday, 4 May 2026 - 20:45 WIB

Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum

Monday, 4 May 2026 - 00:19 WIB

Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung

Sunday, 3 May 2026 - 20:27 WIB

7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas

Berita Terbaru

Nasional

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Saturday, 9 May 2026 - 09:44 WIB