daelpos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi menunjuk PT MRT Jakarta (Perseroda) sebagai mitra kerja sama untuk mengelola Kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Kerja sama ini mencakup Terminal, Plaza 1 dan 2, serta Basement 1 dan 2. Penunjukkan ini bertujuan menjadikan Blok M sebagai “ruang publik yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.”
Sejak Januari 2025, MRT Jakarta telah memulai revitalisasi kawasan tersebut, dengan fokus utama pada dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.
Revitalisasi untuk UMKM
Area rubanah (basement) 1 telah dirombak total. Kini, kawasan ini dilengkapi dengan penyejuk udara, ruang gerai yang lebih luas, dan fasilitas modern lainnya. Yang terpenting, MRT Jakarta menawarkan harga sewa yang lebih terjangkau, serta fasilitas gratis seperti penyimpanan peralatan, layanan kebersihan, dan keamanan.
Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, mengungkapkan bahwa untuk pengelolaan UMKM di Plaza 2, pihaknya bekerja sama dengan Koperasi Pedagang Pasar Pusat Melawai (KOPEMA). Kerja sama ini dimulai sejak Juli 2025, dengan skema MRT Jakarta sebagai pemberi sewa dan KOPEMA sebagai penyewa.
Solusi Bersama untuk UMKM di Plaza 2
Pada 18 September 2025, PT MRT Jakarta dan KOPEMA mengadakan pertemuan untuk membahas skema kerja sama baru. Pertemuan ini bertujuan mencari solusi terbaik dan mendorong iklim usaha yang sehat bagi para pelaku UMKM.
Pratomo menjelaskan, “Ketika skema kerja sama baru telah diputuskan, proses selanjutnya yang berjalan tentu dengan semangat mendorong iklim usaha yang sehat bagi teman-teman UMKM di Blok M Hub.”
Hingga saat ini, sebanyak 23 gerai UMKM yang terdampak di Plaza 2 telah direalokasi, ditambah tujuh gerai baru. Dengan total 30 UMKM, seluruh kios kini terisi penuh dan secara bertahap akan mulai beroperasi pada Oktober 2025.








