Electrifying Agriculture PLN Tingkatkan Produktivitas Petani Bunga Krisan di Tomohon

Tuesday, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret kebun bunga krisan atau chrysanthemum milik Ketua Kelompok Tani Krekleli, James Mogi di Desa Kakaskasen II, Kota Tomohon, Sulawesi Utara yang memanfaatkan program Electrifying Agriculture dalam proses budidayanya. Sejak menggunakan listrik, hasil panen meningkat signifikan hingga 90 persen.

Potret kebun bunga krisan atau chrysanthemum milik Ketua Kelompok Tani Krekleli, James Mogi di Desa Kakaskasen II, Kota Tomohon, Sulawesi Utara yang memanfaatkan program Electrifying Agriculture dalam proses budidayanya. Sejak menggunakan listrik, hasil panen meningkat signifikan hingga 90 persen.

daelpos.com – PT PLN (Persero) terus memperluas penerapan program Electrifying Agriculture (EA) sebagai komitmen dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. Melalui pemanfaatan energi listrik, petani bunga krisan atau chrysanthemum di Desa Kakaskasen II, Kota Tomohon, Sulawesi Utara telah merasakan manfaatnya, proses budidaya menjadi lebih efisien dan produktif, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan petani pun ikut tumbuh.

Ketua Kelompok Tani Krekleli, James Mogi mengungkapkan bahwa penggunaan listrik membawa perubahan besar bagi usaha taninya. Ia merasakan proses budidaya kini lebih mudah dan hasil panen meningkat signifikan.

“Dulu, bunga yang kami tanam hanya bisa dipanen sekitar 60 persen. Setelah ada binaan dan dukungan dari PLN, kami bisa memproduksi lebih baik, sampai 90 persen. Karena pengaruh lampu terhadap bunga ini sangat menentukan produksi,” ujar James.

James menjelaskan, penggunaan listrik tidak hanya untuk penerangan di area green house, tetapi juga untuk sistem penyiraman berbasis pompa air listrik dan pengoperasian peralatan pertanian lain yang mendukung proses budidaya.

“Sekarang kami pakai listrik daya 5.500 VA (voltampere), cukup untuk penerangan dan pompa air. Biaya listriknya sekitar Rp600 ribu per bulan, tapi hasil panen bisa mencapai Rp15 juta. Dulu sebelum ada bantuan PLN, penghasilan kami hanya sekitar Rp5 juta,” tambahnya.

Kelompok Tani Krekleli yang beranggotakan 10 petani ini juga telah merasakan manfaat ekonomi yang lebih luas. Selain memenuhi permintaan lokal dari Kota Tomohon yang dikenal sebagai Kota Bunga, kelompok ini bahkan sempat menembus pasar ekspor ke Singapura.

“Waktu itu kami sempat ekspor sedikit ke Singapura. Bunga dari Tomohon diterima karena kualitasnya sangat baik,” kata James.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa program EA merupakan bagian dari strategi PLN dalam mendorong transisi energi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

See also  Direksi dan Komisaris Pertamina Pantau Operasional Satgas Ramadan di Medan dan Rokan

“PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai penggerak produktivitas ekonomi rakyat. Melalui EA, kami membantu petani mengadopsi teknologi modern berbasis listrik yang efisien, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian,” ujar Darmawan.

Sementara itu, General Manager Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun menjelaskan bahwa selain memperkenalkan EA, PLN juga hadir di tengah masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk meningkatkan produktivitas dan mewujudkan kemandirian energi di sektor pertanian.

“Keberhasilan petani bunga Krisan di Tomohon menjadi wujud nyata bahwa transisi energi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus memperluas program ini ke berbagai daerah agar manfaatnya dirasakan semakin luas,” ujar Usman.

Lebih lanjut, Usman menyampaikan bahwa PLN tidak sebatas memberikan bantuan fasilitas, tetapi juga aktif mendampingi petani melalui edukasi dan solusi teknis untuk pemanfaatan energi yang optimal dan efisien.

“PLN hadir membantu petani di Tomohon melalui penyediaan fasilitas green house dan peralatan berbasis listrik yang mendukung proses produksi bunga Krisan. Dengan penerangan yang cukup, pertumbuhan bunga menjadi lebih optimal,” jelas Usman.

Program EA tidak hanya menyasar petani bunga, tetapi juga peternak dan kelompok usaha lain yang membutuhkan teknologi listrik untuk meningkatkan efisiensi dan hasil produksi.

“Kami ingin menciptakan ekosistem berkelanjutan antara PLN, petani, dan masyarakat sekitar. Dengan listrik, produktivitas naik, ekonomi daerah tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” tutup Usman.

Berita Terkait

Dorong Pemanfaatan Sampah Organik Bernilai Ekonomi, PLN EPI Integrasikan TPS3R dan Budidaya Maggot di Mataram
Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026 Kembali Diraih, Tegaskan Komitmen PLN Icon Plus pada Tata Kelola
PLN Hadirkan SPKLU Signature di Andara, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik yang Makin Masif
Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi TOP GRC Awards 2026, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Perusahaan
Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih
Pulihkan Pascabencana NTT, Pertagas Salurkan 120 Paket Bahan Pangan dan Hygiene Kit
PR INDONESIA Belajar Praktik Internal Communication dari Pertamina
RUPSLB Elnusa Tetapkan Perubahan Pengurus, Tegaskan Komitmen pada Tata Kelola dan Kesinambungan Bisnis

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 07:07 WIB

Dorong Pemanfaatan Sampah Organik Bernilai Ekonomi, PLN EPI Integrasikan TPS3R dan Budidaya Maggot di Mataram

Saturday, 12 September 2026 - 05:53 WIB

Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026 Kembali Diraih, Tegaskan Komitmen PLN Icon Plus pada Tata Kelola

Friday, 11 September 2026 - 18:32 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Signature di Andara, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik yang Makin Masif

Friday, 11 September 2026 - 17:08 WIB

Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi TOP GRC Awards 2026, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Perusahaan

Friday, 11 September 2026 - 09:40 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Berita Terbaru

Berita Utama

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Saturday, 12 Sep 2026 - 10:13 WIB

Nasional

Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi

Saturday, 12 Sep 2026 - 09:49 WIB