Mengenal RDMP Balikpapan: Dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi ‘Garda Terdepan’ Energi Indonesia Timur

Thursday, 15 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Bicara soal Balikpapan, bukan cuma soal keindahan kotanya, tapi juga soal jantung energi Indonesia yang sudah berdenyut lebih dari satu abad. Adalah Kilang Pertamina, yang kini bertransformasi menjadi “dapur energi” raksasa RDMP (Refinery Development Master Plan) Balikpapan. Sebuah langkah besar untuk memastikan energi Indonesia – khususnya wilayah Timur- akan selalu tersedia.

Sejarah kilang ini bermula jauh sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada 10 Februari 1897. Ditandai dengan ditemukannya sumur minyak pertama di Balikpapan oleh warga negara Belanda, J.H Menten. Tanggal ditemukannya sumur minyak yang diberi nama Mathilda itu, akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi Kota Balikpapan. Sejak saat itu, Balikpapan tumbuh dari kota kecil menjadi kota industri minyak yang sangat diperhitungkan di kancah global.

Sumur Mathilda ada di dalam area Kilang Balikpapan pada masa lampau. Kilang ini punya “nyawa” yang panjang. Ia sempat hancur saat Perang Dunia II, namun kembali bangkit dan terus berkembang. Dari yang awalnya hanya mengolah minyak mentah dalam jumlah kecil, kini Kilang Balikpapan bertransformasi menjadi salah satu kilang paling modern dan terbesar di Indonesia, melalui proyek infrastruktur energi terintegrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

Proyek RDMP Balikpapan bukan sekadar pengembangan kilang biasa. Ini adalah pembangunan masif yang punya misi besar untuk meningkatkan kapasitas pengolahan naik dari 260 ribu barel menjadi 360 ribu barel per hari, meningkatkan kemandirian dalam mengolah dan menyediakan produk BBM, LPG dan Petrokimia. Tak hanya meningkat secara kapasitas, RDMP Balikpapan juga menghasilkan produk yang nantinya setara dengan standar Euro V, yang artinya jauh lebih bersih dan ramah buat bumi. Lebih jauh, dampak dari RDMP Balikpapan adalah mendorong kemandirian energi, melalui pengurangan ketergantungan kita terhadap impor BBM.

See also  Kementerian PU Pastikan Infrastruktur Pendukung Kawasan Candi Borobodur Berfungsi Optimal

Kilang Balikpapan memegang peran yang sangat vital, karena kilang ini menjadi urat nadi di balik distribusi energi di kawasan Indonesia Timur. Mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, pasokan energinya untuk mobilitas dan perputaran ekonomi bergantung pada performa kilang ini.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa sejalan dengan tren global yang memiliki kepedulian tinggi pada isu lingkungan dan keberlanjutan, RDMP Balikpapan hadir dengan teknologi yang mampu mengolah feedstock (bahan baku) yang lebih fleksibel dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Ini adalah bukti bahwa industri energi juga terus beradaptasi untuk menjadi lebih hijau.

Dengan sejarah panjang dan transformasi menuju masa depan, Kilang Balikpapan tetap berdiri kokoh sebagai simbol ketahanan energi nasional yang siap melayani generasi penerus Indonesia di masa yang akan datang. Baron meyakini keterlibatan generasi muda sangat penting untuk memahami nilai historis dan strategis dari aset bangsa ini. “Balikpapan adalah warisan sejarah yang terus kita modernisasi agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Kami ingin generasi muda tahu bahwa di Balikpapan, para Perwira Pertamina sedang berjuang memastikan setiap tetes energi sampai ke pelosok Indonesia Timur. RDMP adalah bentuk komitmen kami agar Indonesia punya kemandirian energi yang lebih tangguh ke depannya,” ujar Baron.

Berita Terkait

Ujicobakan Carbon Capture and Storage Berbasis Alga Pertama di Indonesia, PLN Nusantara Power UP Muara Karang Jadi Center of Leading Innovation Energy
Pertamina Jaga Pasokan, Himbau Masyarakat Bijak Pakai Energi
PHE Tandatangani Kontrak PSC Wilayah Kerja Lavender
Sustainability Champions, Kontribusi Nyata Perwira Pertamina dalam Keberlanjutan
Blok Mahakam Tambah Produksi Gas 20 MMSCFD, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Tekanan Global
PLN Icon Plus dan Kejati D.I. Yogyakarta Teken Kerja Sama, Perkuat Kepastian Hukum untuk Transformasi Digital
PLN Icon Plus Perkuat Sinergi dan Kolaborasi melalui Rapat Kerja Triwulan I 2026, Dorong Semangat Pelayanan Berbasis Pelanggan
Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 10:05 WIB

Ujicobakan Carbon Capture and Storage Berbasis Alga Pertama di Indonesia, PLN Nusantara Power UP Muara Karang Jadi Center of Leading Innovation Energy

Friday, 17 April 2026 - 22:16 WIB

Pertamina Jaga Pasokan, Himbau Masyarakat Bijak Pakai Energi

Friday, 17 April 2026 - 16:26 WIB

PHE Tandatangani Kontrak PSC Wilayah Kerja Lavender

Friday, 17 April 2026 - 12:41 WIB

Sustainability Champions, Kontribusi Nyata Perwira Pertamina dalam Keberlanjutan

Friday, 17 April 2026 - 07:57 WIB

Blok Mahakam Tambah Produksi Gas 20 MMSCFD, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Tekanan Global

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Antisipasi El Nino, DPRD Minta BUMD Pangan Jadi Penjaga Stabilitas Harga

Sunday, 19 Apr 2026 - 18:19 WIB

News

Prabowo Pastikan Distribusi Beras Tepat Sasaran

Sunday, 19 Apr 2026 - 13:53 WIB

Nasional

Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan

Saturday, 18 Apr 2026 - 19:55 WIB