Hutama Karya Gelar Program Kepemimpinan Proyek, Cetak 44 Calon Pemimpin Lewat “Road to PIP”

Friday, 22 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) meluncurkan program pengembangan kepemimpinan proyek bertajuk Site Engineering Manager (SEM) & Site Operation Manager (SOM) Development Program (SSDP) “Road to PIP” yang dibuka pada Kamis (21/5) di Jakarta Timur. Program ini dirancang sebagai jalur akselerasi talenta untuk mencetak calon pemimpin proyek masa depan perusahaan.

“Road to PIP” merujuk pada Personel Inti Proyek — yakni tim kunci yang menjadi penggerak utama keberhasilan sebuah proyek di lapangan. Melalui program ini, Hutama Karya mempercepat kesiapan talentanya untuk mengisi posisi-posisi inti tersebut. Sebanyak 44 talenta terpilih akan mengikuti rangkaian pengembangan intensif selama ±3,5 bulan ke depan.

Keunggulan program ini terletak pada pendekatannya yang menyeluruh. Peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga kepemimpinan lapangan, pengambilan keputusan, serta kemampuan mengelola biaya, mutu, jadwal, dan keselamatan proyek secara terpadu. Metode pembelajarannya memadukan kelas daring, bootcamp teknis, coaching dan mentoring oleh para senior proyek, hingga penempatan langsung di proyek aktif (immersion project) . Para peserta diseleksi melalui kategori Nine Box Talent — instrumen pemetaan talenta yang menyaring karyawan dengan potensi dan kinerja terbaik.

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, jajaran direksi seperti Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Sugeng Rochadi, dan Direktur Human Capital dan Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan turut hadir mengisi sesi pembelajaran. Selain itu, Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, bersama Direktur Operasi II Hutama Karya, Mardiansyah, juga memberikan materi pada hari kedua kegiatan, menegaskan keseriusan Hutama Karya dalam mengembangkan kader pemimpin proyeknya.

Sebagian besar peserta selama ini berkarier di fungsi pendukung proyek, dan melalui program ini, mereka disiapkan untuk bertransformasi menjadi pelaksana proyek (project executor) yang mampu mengelola proyek secara menyeluruh, dari tahap perencanaan hingga commissioning .

See also  50 Tahun ASCOPE, Pertamina Perkuat Kolaborasi Bidang Energi di Asia Tenggara

Dalam rangkaiannya, peserta akan mengunjungi proyek untuk melihat langsung penerapan materi di lapangan. Transformasi peran inilah yang dirasakan langsung oleh para peserta. “Kesempatan ini membuka jalan yang sebelumnya terasa jauh. Kami diberi kepercayaan untuk naik kelas dan benar-benar memimpin di lapangan,” ujar Nasrullah, salah satu peserta asal Proyek Sekolah Rakyat di Maluku Utara.

Program ini hadir sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan tenaga proyek yang kompeten seiring pelaksanaan berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN), mulai dari proyek gedung, jalan, jembatan, bendungan, hingga infrastruktur lainnya yang langsung dimanfaatkan masyarakat.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan Human Capital, perusahaan menyiapkan kader pemimpin proyek secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan. Tema yang diusung, “Accelerating Future Project Leaders Through Integrated Technical, Operational, and Leadership Excellence” , mencerminkan komitmen perusahaan membentuk pemimpin proyek yang unggul secara teknis sekaligus tangguh dalam kepemimpinan lapangan.

Direktur Human Capital dan Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan menyampaikan “Program ini adalah bentuk investasi nyata perusahaan pada talentanya. Kami ingin mencetak pemimpin proyek yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga matang dalam kepemimpinan lapangan.” ujarnya.

Melalui program ini, Hutama Karya berharap dapat memperkuat kesiapan tenaga proyek, mendukung keberhasilan proyek strategis, dan meningkatkan daya saing di industri konstruksi dan infrastruktur nasional secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Utama SPAM Mamminasata Tahap I, Siap Layani 40.000 SR
Hutama Karya Tutup Sementara Pengoperasian Tol Fungsional Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli – Banda Aceh Mulai 9 September 2026 Pukul 07.00 WIB
Gunung Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Infrastruktur Pengendali Lahar
Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI
Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa
Jalur Tol Palembang-Indralaya Sempat Berlakukan Sistem Buka-Tutup
Tol JORR-S Padat Imbas Pekerjaan, Hutama Karya Lakukan Penanganan
Ketika Gaza Ingin Dipindahkan, Anak-anaknya Hanya Ingin Pulang
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Utama SPAM Mamminasata Tahap I, Siap Layani 40.000 SR

Tuesday, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Hutama Karya Tutup Sementara Pengoperasian Tol Fungsional Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli – Banda Aceh Mulai 9 September 2026 Pukul 07.00 WIB

Monday, 7 September 2026 - 19:48 WIB

Gunung Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Infrastruktur Pengendali Lahar

Monday, 7 September 2026 - 00:01 WIB

Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI

Sunday, 6 September 2026 - 14:57 WIB

Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa

Berita Terbaru

Berita Utama

Hilirisasi Kelapa Masuki Babak Baru, 2.900 Tenaga Kerja Siap Diserap

Tuesday, 8 Sep 2026 - 19:02 WIB