Tinjau Rusun Dosen Politeknik PU, Wamen Diana Pesan Diperbanyak Penghijauan

Sunday, 10 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


DAELPOS.com
– Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Jawa Tengah, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Rumah Susun (Rusun) Dosen Politeknik PU yang berada di kawasan Politeknik PU, Kota Semarang, Sabtu (10/11/2024). Pembangunan Rusun Dosen Politeknik PU telah selesai 100% dan diharapkan dapat mendukung kegiatan pendidikan di Indonesia.

Dalam kunjungannya, Wamen Diana mengatakan selama masih dalam masa PHO (tanggal penyelesaian pekerjaan/Provisional Hand Over) untuk tetap memperhatikan detail kerapian bangunan. “Tolong tadi yang belum rapi dirapikan, nanti kalau sudah diserahterimakan langsung dimanfaatkan saja,” kata Wamen Diana.

Wamen Diana juga mengimbau untuk kawasan rusun dilakukan penambahan tanaman di area lansekap supaya lebih hijau dan asri, termasuk di area balkon setiap unit rusun untuk ditanami tanaman merambat seperti Le kwan yu.

“Tanaman yang sudah ada jangan sampai enggak terawat, diperbanyak lagi tanamannya supaya lebih rimbun. Tolong tanam juga buah-buahan,” kata Wamen Diana.

Rusun ini dibangun sejak 18 September 2023 dan telah selesai pada bulan Oktober 2024 dengan anggaran sekitar Rp97,3 miliar. Bangunan rusun berdiri di atas lahan seluas 14.742,28 m2 dengan luas bangunan rusun berikut bangunan penunjang lainnya 10.030 m2 dan memiliki hunian sebanyak 95 unit.

Bangunan vertikal ini terdiri dari 9 lantai dengan pembagian lantai 1 terdiri dari lobby, area serba guna, mini market, playground, gudang, mushola, 1 unit tipe 48 untuk pengelola, toilet tamu, dan parkir sepeda. Lantai 2 terdiri dari 4 unit tipe 36, 2 unit tipe 36 untuk difabel, dan 7 unit tipe 48.

Selanjutnya lantai 3-8 terdiri dari 20 unit tipe 36, sebanyak 54 unit tipe 48 dan lantai 9 terdiri dari 1 unit tipe 100, sebanyak 4 unit tipe 72, sebanyak 2 unit tipe 60, dan ruang pertemuan. Untuk mempermudah akses para penghuni rusun ini juga dilengkapi 2 lift orang dan 1 lift untuk loading barang serta fasilitas penunjang untuk penyandang disabilitas seperti ram dan kamar hunian khusus difabel.

See also  Kemendagri Apresiasi Pemkab Natuna Cabut Edaran yang Liburkan Pelajar Selama Masa Karantina WNI dari Wuhan

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jateng Kuswara mengatakan nantinya setiap unit rusun juga dilengkapi dengan meubelair, seperti tempat tidur, lemari, dan kursi untuk mendukung kenyamanan para pendidik yang tinggal. Di area rusun juga dilengkapi sejumlah fasilitas seperti jogging track, parkir sepeda, parkir motor sebanyak 64 unit dan mobil 37 unit, minimarket, Ground Water Tank, dan laboratorium sanitasi.

“Kami harap bangunan ini bisa bermanfaat dan para tenaga pendidik di Politeknik PU yang menghuni rusun dapat nyaman tinggal di sini. Mohon tetap dirawat dengan dengan sebaik-baiknya,” kata Kuswara. (*)

Berita Terkait

Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi
Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman
PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir
MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB
Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat
Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa
Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan
Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten

Berita Terkait

Thursday, 25 June 2026 - 13:06 WIB

Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi

Wednesday, 24 June 2026 - 13:29 WIB

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman

Sunday, 21 June 2026 - 08:31 WIB

PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir

Friday, 19 June 2026 - 18:46 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB

Wednesday, 17 June 2026 - 21:03 WIB

Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Berita Terbaru