KA Argo Bromo Anggrek Tabrakan dengan KRL di Bekasi Timur, Evakuasi Dramatis, Jalur Lumpuh Total

Tuesday, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Kecelakaan kereta api serius terjadi di kawasan Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. Insiden ini melibatkan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya yang bertabrakan dengan kereta rel listrik (KRL) di jalur padat tersebut.

Peristiwa terjadi di tengah aktivitas perjalanan malam yang masih cukup tinggi. Benturan keras antar rangkaian kereta tak terhindarkan, memicu kepanikan penumpang dan warga sekitar. Sejumlah saksi mata menyebut suara tabrakan terdengar cukup keras hingga ke permukiman di sekitar rel.

“Suara benturannya keras sekali, seperti ledakan. Warga langsung keluar rumah,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi kejadian.

Detik-detik Kejadian

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, KA Argo Bromo Anggrek tengah melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya. Di saat bersamaan, KRL berada di jalur yang sama di kawasan Bekasi Timur. Hingga kini belum diketahui secara pasti apakah kecelakaan dipicu oleh kesalahan sinyal, miskomunikasi petugas, atau faktor teknis lainnya.

Benturan menyebabkan beberapa bagian rangkaian kereta mengalami kerusakan. Sejumlah gerbong dilaporkan terguncang keras, bahkan ada yang mengalami kemiringan dari posisi rel.

Evakuasi dan Penanganan

Tak lama setelah kejadian, aparat gabungan langsung bergerak ke lokasi. Personel Satlantas Polres Bekasi bersama petugas terkait melakukan pengamanan, evakuasi penumpang, serta pengaturan area agar tidak semakin berisiko.

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis, terutama karena kejadian terjadi pada malam hari dengan kondisi pencahayaan terbatas. Petugas harus menggunakan penerangan tambahan untuk mengevakuasi penumpang dari dalam gerbong.

Sejumlah penumpang terlihat dievakuasi secara bertahap, dengan prioritas pada mereka yang mengalami luka atau dalam kondisi syok. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban, baik luka maupun jiwa.

See also  Menteri Investasi Rosan Resmikan Pabrikan Korsel, Siap Ekspor ke Berbagai Negara

Jalur Lumpuh Total

Dampak dari kecelakaan tersebut, jalur kereta api di kawasan Bekasi Timur untuk sementara tidak dapat dilintasi. Perjalanan kereta, baik jarak jauh maupun KRL, mengalami gangguan signifikan.

Sejumlah perjalanan dilaporkan tertahan dan mengalami keterlambatan panjang. Pihak terkait masih berupaya melakukan normalisasi jalur secepat mungkin, namun prosesnya diperkirakan memakan waktu karena kondisi rangkaian yang harus terlebih dahulu dievakuasi.

Penyebab Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi. Petugas akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk pada sistem persinyalan, kondisi rel, serta prosedur operasional yang berlaku saat kejadian.

Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan dalam operasional transportasi massal, khususnya di jalur padat seperti kawasan Bekasi yang menjadi salah satu simpul utama pergerakan commuter.

Imbauan untuk Penumpang

Masyarakat yang hendak menggunakan transportasi kereta api diimbau untuk memantau informasi resmi terkait perjalanan. Penumpang juga disarankan mencari alternatif transportasi sementara waktu hingga jalur kembali normal.

Pihak berwenang memastikan penanganan akan dilakukan secara maksimal untuk mempercepat pemulihan kondisi dan menjamin keselamatan perjalanan ke depan.

Berita Terkait

RUU Daerah Kepulauan Masuki Fase Akhir, Timja DPD RI Kawal Tiga Substansi Esensial
TEP Undip Ajari Siswa Tempirai Selatan Hidup Bersih
Menjaga Pasokan Air untuk 3.017 Hektare Sawah, Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Bandar Sidoras
Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil
Data Transmigrasi di Malaka Bermasalah, TEP ITS Bikin Sistem Digital
Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua
84,99 Persen Perempuan Jakarta Terhubung Internet, AI Jadi Alat Pemberdayaan
Menteri PU Bantu Penanganan Gedung Pemerintahan di Solok yang Rusak Akibat Banjir Bandang

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 10:36 WIB

RUU Daerah Kepulauan Masuki Fase Akhir, Timja DPD RI Kawal Tiga Substansi Esensial

Saturday, 3 October 2026 - 10:34 WIB

TEP Undip Ajari Siswa Tempirai Selatan Hidup Bersih

Saturday, 3 October 2026 - 10:29 WIB

Menjaga Pasokan Air untuk 3.017 Hektare Sawah, Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Bandar Sidoras

Friday, 2 October 2026 - 07:15 WIB

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil

Friday, 2 October 2026 - 07:05 WIB

Data Transmigrasi di Malaka Bermasalah, TEP ITS Bikin Sistem Digital

Berita Terbaru

Berita Utama

HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Saturday, 3 Oct 2026 - 18:52 WIB

Olahraga

Bintang Cedera, Indonesia Raih Perak Voli Pantai Asian Games

Saturday, 3 Oct 2026 - 18:15 WIB

Berita Utama

Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim

Saturday, 3 Oct 2026 - 17:09 WIB