BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Perry Warjiyo Minta Bank Tetap Jaga Bunga Kredit

Thursday, 21 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo / foto ist

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo / foto ist

daelpos.com – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, meminta industri perbankan meningkatkan efisiensi agar tidak menaikkan suku bunga kredit meski BI Rate naik 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen.

Permintaan itu disampaikan Perry usai hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Mei 2026 diumumkan di Jakarta, Rabu (20/5).

Menurut Perry, langkah efisiensi diperlukan agar penyaluran kredit ke sektor riil tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi nasional tidak terganggu akibat kenaikan suku bunga acuan.

“Kami meminta bank-bank juga meningkatkan efisiensi supaya jangan menaikkan suku bunga kredit. Efisiensi harus ditingkatkan supaya betul-betul mendorong kredit,” ujar Perry.

Ia memastikan kondisi likuiditas perbankan saat ini masih sangat memadai. Bank Indonesia juga terus menjaga likuiditas melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Sejak awal tahun hingga 19 Mei 2026, BI tercatat telah membeli SBN senilai Rp140,57 triliun, termasuk Rp73,28 triliun di pasar sekunder.

Selain itu, pertumbuhan uang primer (M0) pada April 2026 mencapai 14,1 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya sebesar 11,8 persen.

Dari sisi perbankan, rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) juga tercatat sebesar 25,39 persen dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) mencapai 11,39 persen secara tahunan.

BI mencatat kredit perbankan pada April 2026 tumbuh 9,98 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 9,49 persen.

Sementara itu, rata-rata suku bunga kredit tercatat di level 8,73 persen dan bunga deposito satu bulan berada di level 4,16 persen. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap berada di kisaran 8-12 persen.

Kenaikan BI Rate sendiri dilakukan BI untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tingginya gejolak ekonomi global serta mengendalikan inflasi agar tetap berada dalam sasaran pemerintah.

See also  Hutama Karya Siapkan Layanan Operasional JTTS Sambut Libur Hari Raya Idul Fitri 2026

Berita Terkait

Kementerian PU, KSP dan Kemensos Perkuat Sinergi Percepatan Penyelesaian Sekolah Rakyat
Anak Transmigran Jadi Tim Patriot, Grasianto Kembali Mengabdi untuk Kawasan Transmigrasi
Ketua DPD RI Beri Pembekalan ke 1.700 Calon Wisudawan UGM
Prabowo Resmikan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026
Mendes Yandri Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka
Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora

Berita Terkait

Thursday, 21 May 2026 - 13:37 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Perry Warjiyo Minta Bank Tetap Jaga Bunga Kredit

Wednesday, 20 May 2026 - 19:43 WIB

Kementerian PU, KSP dan Kemensos Perkuat Sinergi Percepatan Penyelesaian Sekolah Rakyat

Wednesday, 20 May 2026 - 17:57 WIB

Anak Transmigran Jadi Tim Patriot, Grasianto Kembali Mengabdi untuk Kawasan Transmigrasi

Tuesday, 19 May 2026 - 19:52 WIB

Ketua DPD RI Beri Pembekalan ke 1.700 Calon Wisudawan UGM

Sunday, 17 May 2026 - 17:12 WIB

Prabowo Resmikan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026

Berita Terbaru

foto ist

Berita Terbaru

Indonesia Perkuat Strategi Pembiayaan Tahun 2026

Thursday, 21 May 2026 - 15:15 WIB

foto ist

Megapolitan

Mutasi Pejabat DKI Jadi Penyegaran Sekaligus Pemantapan Kinerja

Thursday, 21 May 2026 - 15:07 WIB