Percepatan Penanganan SPAM di Aceh, Pastikan Layanan Air Minum Pascabencana Segera Pulih

Tuesday, 7 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Provinsi Aceh guna memulihkan layanan air minum pasca bencana bagi masyarakat terus dipercepat Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Hingga awal Juli 2026, progres pembangunan penanganan SPAM di sejumlah kabupaten terdampak terus menunjukkan perkembangan sesuai target dengan berbagai strategi percepatan di lapangan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan infrastruktur dasar pascabencana terus menjadi prioritas Kementerian PU agar masyarakat dapat segera kembali memperoleh layanan air minum yang layak.

“Proses pemulihan terus berjalan dan menunjukkan progres yang positif. Namun fokus kami tidak hanya pada percepatan penyelesaian, melainkan juga memastikan kualitas hasil pemulihan agar lebih tangguh, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” kata Menteri Dody.

Salah satu paket pekerjaan utama yang saat ini dilaksanakan adalah Penanganan SPAM Pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang I, Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. Paket yang dilaksanakan oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Aceh, Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp516,59 miliar dan hingga 1 Juli 2026 telah mencapai progres fisik sebesar 37,59%.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan dan peningkatan 4 sistem SPAM dengan pembangunan 5 sumur bor dangkal dan 25 sumur bor dalam, pembangunan 3 Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru dengan total kapasitas 250 liter per detik (Lps), serta pembangunan 1 titik tapping jaringan PDAM.

Untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan, kontraktor menerapkan sejumlah strategi, antara lain penambahan tenaga kerja dan jam kerja, percepatan proses engineering dan persetujuan desain secara paralel, penggunaan struktur baja untuk bangunan compact, prefabrikasi komponen IPA baja, serta penambahan alat berat berupa crane.

Selain itu, penanganan juga dilakukan pada paket SPAM Pascabencana Kabupaten Aceh Tamiang II, Aceh Timur, dan Kota Langsa dengan nilai kontrak Rp246,69 miliar. Hingga 1 Juli 2026 progres pekerjaan telah mencapai 35,22%. Paket ini mencakup pembangunan 4 sistem SPAM yang dilengkapi dengan pembangunan 10 sumur bor dangkal dan 20 sumur bor dalam, 1 sumber air permukaan, 1 titik tapping PDAM, serta pembangunan 2 IPA baru berkapasitas total 70 Lps.

See also  Rapim Paripurna 2024, Gus Halim Apresiasi Pejabat Kemendes PDTT

Penanganan SPAM pascabencana juga dilaksanakan di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, dan Bener Meriah dengan nilai kontrak sebesar Rp526,42 miliar. Hingga 1 Juli 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 39,52%. Paket ini mencakup penanganan 9 sistem SPAM melalui pembangunan 1 sumur bor dangkal, 50 sumur bor dalam, 1 sumber air permukaan, serta pembangunan 3 IPA baru dengan total kapasitas 160 Lps.

Pekerjaan juga meliputi pembangunan IPA 40 Lps SPAM Meureudu dan rehabilitasi SPAM Ulim di Kabupaten Pidie Jaya, pembangunan IPA 2×50 Lps SPAM Teupin Mane dan rehabilitasi SPAM Bukit Mulia di Kabupaten Bireuen, serta pembangunan IPA 20 Lps SPAM Lampahan dan rehabilitasi SPAM Janarata di Kabupaten Bener Meriah.

Melalui penanganan SPAM pascabencana ini, Kementerian PU berharap layanan air minum di wilayah terdampak dapat segera pulih, meningkatkan ketahanan infrastruktur dasar, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Provinsi Aceh. (PU608)

Berita Terkait

Kemenag Siapkan Edukasi Cegah Penyebaran LGBTQ
KPTDP Bahas Perkembangan Pemerintah Digital Bersama Tony Blair
Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding
Komite IV DPD RI Kawal Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS Bali Pastikan Pendataan Berjalan Tepat Waktu
Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T melalui Program Rural Youth AI Facilitator
Kementerian PU Tuntaskan Pengerukan Muara Batang Kuranji, Perkuat Pengendalian Banjir di Kota Padang
Pulihkan Konektivitas Aceh, Penanganan Permanen Jalan dan Jembatan Terus Berlanjut
Rakornas PKP, Mendes Yandri Paparkan Desa Tematik dan SEHATI

Berita Terkait

Tuesday, 7 July 2026 - 17:07 WIB

Percepatan Penanganan SPAM di Aceh, Pastikan Layanan Air Minum Pascabencana Segera Pulih

Tuesday, 7 July 2026 - 12:42 WIB

KPTDP Bahas Perkembangan Pemerintah Digital Bersama Tony Blair

Monday, 6 July 2026 - 22:02 WIB

Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding

Monday, 6 July 2026 - 16:56 WIB

Komite IV DPD RI Kawal Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS Bali Pastikan Pendataan Berjalan Tepat Waktu

Friday, 3 July 2026 - 19:05 WIB

Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T melalui Program Rural Youth AI Facilitator

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Indonesia Peringkat 7 AVC U-18

Tuesday, 7 Jul 2026 - 18:13 WIB