Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar

Friday, 24 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berkolaborasi dengan Yayasan Kepedulian Untuk Anak (KAKAK) menyelenggarakan program edukasi perlindungan anak sekolah dasar pada Selasa (22/07). Kemudian dilanjutkan dengan pemulihan psikososial bagi anak korban kekerasan seksual pada Rabu (23/07), keduanya berlangsung di Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026 ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi generasi penerus bangsa.

Anak-anak memiliki peran kunci sebagai fondasi masa depan bangsa yang membutuhkan ruang hidup aman serta bebas dari kekerasan. Namun, pemenuhan hak dan perlindungan anak masih menghadapi tantangan nyata di lapangan, di mana berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mencatat puluhan ribu kasus kekerasan menimpa anak-anak di Indonesia setiap tahunnya. Kondisi di wilayah pedesaan yang memiliki kerentanan sosial dan ekonomi sering kali memperbesar risiko kekerasan dan eksploitasi anak, sehingga memerlukan perhatian dan langkah nyata dari berbagai pemangku kepentingan.

Berangkat dari kondisi tersebut, Hutama Karya bersama Yayasan KAKAK menghadirkan serangkaian kegiatan yang berfokus pada pencegahan kekerasan seksual dan penguatan kapasitas diri anak. Kegiatan mencakup sosialisasi pencegahan kekerasan melalui pertunjukan boneka tangan interaktif bagi siswa sekolah dasar, edukasi batas tubuh aman, serta aktivitas outbound psikososial untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, dan kerja sama. Pendekatan edukatif ini disambut antusias oleh para peserta, sebagaimana diungkapkan oleh salah satu siswa Kelas 3 di SD Negeri 01 Tuban yang mengikuti kegiatan.

“Belajarnya seru karena pakai boneka. Sekarang aku tahu kalau ada orang yang membuat engga nyaman, aku harus berani bilang engga dan bercerita kepada guru atau orang tua.” ujar Naura.

See also  PLN Luncurkan Proyek PLTS Mentari Nusantara I 1,225 Gigawatt melalui Strategi Pengadaan Terintegrasi GIGA ONE

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan bahwa perlindungan dan pengembangan potensi anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif. Menurutnya, pembangunan infrastruktur nasional tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus beriringan dengan pembangunan kualitas manusia dan keberlanjutan sosial.

“Melalui kolaborasi dengan Yayasan KAKAK dalam peringatan Hari Anak Nasional ini, Hutama Karya ingin menegaskan bahwa menciptakan ruang yang aman bagi anak-anak adalah tanggung jawab bersama. Kami percaya bahwa keberlanjutan masa depan bangsa ditentukan oleh bagaimana kita melindungi dan mendidik anak-anak hari ini. Karena itu, setiap langkah edukasi dan pendampingan yang diberikan merupakan investasi sosial bersama untuk melahirkan generasi mendatang yang tangguh, percaya diri, dan berdaya,” ujar Hamdani.

Dampak positif tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, pihak sekolah, dan komunitas dalam membangun sistem perlindungan anak berbasis masyarakat. Pembentukan kesadaran sejak dini diharapkan dapat membekali anak-anak dengan pengetahuan untuk melindungi diri sekaligus mendorong lingkungan sekitar agar lebih peka terhadap hak dan keselamatan anak secara berkelanjutan. Program ini sekaligus menjadi keberlanjutan dari dukungan Hutama Karya sejak tahun 2021 dalam memfasilitasi sarana layanan pendampingan bagi anak-anak rentan dan korban kekerasan.
Sementara itu, Direktur Yayasan KAKAK, Shoim Sahriyati, menyampaikan pentingnya langkah pencegahan sejak dini mengingat pergeseran usia korban kekerasan seksual yang makin muda. Berdasarkan data pendampingan Yayasan KAKAK pada periode Januari–Juli 2026, sebanyak 50% dari 30 anak korban kekerasan seksual yang didampingi merupakan anak usia 7–12 tahun (tingkat sekolah dasar).

“Saya mengapresiasi dukungan Hutama Karya untuk perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi seksual, mulai dari pencegahan sampai pada pemberian dukungan psikososial pada anak. Dukungan yang diberikan sejak lima tahun ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam upaya perlindungan anak. Berbagai intervensi yang dilakukan juga melibatkan multistakeholder, termasuk pemangku kewajiban yaitu pemerintah. Harapan kami dengan intervensi yang dilakukan ini mampu melindungi anak dan memberikan rasa aman, nyaman, dan anak-anak terjamin hak-haknya,” ujar Direktur Yayasan KAKAK, Shoim Sahriyati.

See also  Indonesia Serukan 3 Isu Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan di AALCO ke-61

Bagi Hutama Karya, mahakarya pembangunan tidak berhenti pada bentangan jalan tol atau megahnya struktur beton, melainkan pada ketahanan manusia di dalamnya. Melalui komitmen keberlanjutan sosial di Karanganyar, Hutama Karya menegaskan bahwa jalan terpenting yang sedang dibangun hari ini adalah jalan menuju masa depan di mana setiap anak Indonesia dapat tumbuh dengan aman, bermartabat, dan bebas dari rasa takut.

Berita Terkait

Kementerian Transmigrasi Perkuat Program Trans Tuntas, 194 Bidang Tanah Transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok Telah Bersertipikat
Kementerian PU Tingkatkan Penerapan Teknologi BIM pada Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara
Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor
Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
Dengan Standarisasi Mutu, Beras Oransbari Siap Jadi Produk Premium
Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 14:47 WIB

Kementerian Transmigrasi Perkuat Program Trans Tuntas, 194 Bidang Tanah Transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok Telah Bersertipikat

Wednesday, 28 October 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Tingkatkan Penerapan Teknologi BIM pada Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Tuesday, 27 October 2026 - 21:40 WIB

Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara

Tuesday, 27 October 2026 - 21:29 WIB

Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor

Tuesday, 27 October 2026 - 09:01 WIB

Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP

Berita Terbaru

Energy

Pertamina Patra Niaga Sulap Minyak Jelantah Jadi Bioavtur

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:30 WIB