Hingga Pertengahan November 2020, Realisasi Belanja Infrastruktur PUPR Capai 73%

Wednesday, 18 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan program kerja melalui belanja infrastruktur PUPR, seperti pembangunan dan pemeliharaan bendungan, irigasi, jalan, jembatan, sanitasi, sistem air minum, penataan kawasan, infrastruktur di kawasan strategis pariwisata, rumah MBR dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus menjadi stimulus bagi sektor riil untuk tetap bertahan pada masa Pandemi COVID-19 ini.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pada tahun 2020 anggaran belanja Kementerian PUPR mengalami realokasi dan refocussing program anggaran akibat COVID-19 sebesar Rp. 44.5 Triliun dari pagu semula Rp. 120,21 triliun. Pagu kembali meningkat menjadi Rp 87,83 triliun karena luncuran SBSN, Percepatan loan dan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Hingga 16 November 2020, realisasi keuangan Kementerian PUPR mencapai 73,05% dan realisasi fisik 75,02%. Progres ini lebih besar jika dibandingkan pada pertengahan November 2019, dimana realisasi keuangan sebesar 58,61% dan realisasi fisik 65,64%,” kata Menteri Basuki dalam Rapat Kerja Evaluasi Pelaksanaan APBN TA 2020 yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Total anggaran tahun 2020 tersebut terdiri dari program reguler sebesar Rp. 74,41 triliun dan program pembangunan infrastruktur dengan skema Padat Karya Tunai (PKT) melalui 16 program dengan anggaran sebesar Rp. 13,42 triliun. Program tersebut diantaranya untuk pembangunan irigasi kecil, sanitasi, jalan produksi, dan rumah swadaya.

Khusus untuk program PKT dengan target penerima manfaat sebesar 638.990 orang, hingga pertengahan November 2020, realisasi belanja PKT mencapai Rp. 12,20 triliun atau 90,93 % dengan serapan tenaga kerja 630.990 orang atau sekitar 98,7 %.

Ditambahkan Menteri Basuki, untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kementerian PUPR mendapatkan anggaran tambahan sebesar Rp1,73 triliun berupa perluasan Program Padat Karya berupa revitalisasi saluran drainase jalan nasional sepanjang 5.000 km dengan anggaran Rp 1 triliun. “Anggaran tambahan tersebut juga untuk pembelian produk rakyat/UMKM sebesar Rp 362,47 miliar. Hingga saat ini progres pembelian produk rakyat berkisar 66,9%,” ujarnya.

See also  Kementerian PU Terus Kebut Pembangunan Gedung Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara

Pembelian produk rakyat tersebut terdiri dari material tambalan cepat mantap (CPHMA) sebanyak 100.000 Ton sebesar Rp 200 milar, Big Gun Sprinkler 250 unit sebesar Rp 3,75 miliar, pembelian karet petani sebanyak 11.338 ton serta pembelian Resin Ester 790,42 ton, pengadaan alat Light Weight Deflectometer (LWD) 33 unit, modular RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) sebanyak 4.700 unit senilai Rp.122,7 miliar, Modular RUSPIN (Rumah Unggul Sistem Panel Instan) 250 unit senilai Rp 6,04 miliar, kemudian pembelian Tandon Air dan Biodegester.

Tambahan anggaran untuk mendukung PEN tersebut, dikatakan Menteri Basuki juga dialokasikan dalam mendukung program prioritas nasional sebesar Rp188,3 miliar dan pengembangan lumbung pangan (food estate) serta kawasan industri sebesar Rp184,46 miliar. “Untuk pengembangan food estate di lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) telah dimulai sejak akhir September 2020 dengan fokus pada rehabilitasi dan peningkatan saluran irigasi di Blok A Daerah Irigasi (DI) Dadahup sekitar 2.000 Ha. Progresnya saat ini sudah 75,32%,” ujarnya.

Memasuki akhir tahun 2020 yang merupakan tahun pertama Periode Pembangunan Nasional 2020-2024 Kabinet Indonesia Maju, Menteri Basuki menyampaikan berbagai pembangunan infrastruktur yang telah siap diresmikan. Di bidang Sumber Daya Air (SDA) diantaranya 4 bendungan yakni Bendungan Tapin, Tukul, Napun Gete dan Paselloreng. Sementara di bidang konektivitas/Bina Marga, tercatat sebanyak 7 ruas jalan tol, serta Jalan Akses Patimban di Jawa Barat, Jembatan Tumbang Samba di Kalimantan Tengah, dan Jembatan Gantung Palopo di Sulawesi Selatan yang telah rampung.

Selanjutnya di Bidang Cipta Karya dapat dilaporkan 15 infrastruktur yang telah rampung, diantaranya revitalisasi Kawasan Negeri Seribu Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat, revitalisasi Pasar Banteng Pancasila Kota Mojokerto Jawa Timur dan
Pasar Kaliwungu Jawa Tengah. Terakhir di bidang perumahan tercatat sebanyak 10 Rumah Susun Ponpes/Mahasiswa dan 3 Rumah Khusus telah rampung.

See also  Menteri Dody: Manfaat Infrastruktur Kerakyatan Jembatan Gantung Babakan Losari Lor, Langsung Dirasakan Masyarakat

Turut mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal (Dirjen) SDA Jarot Widyoko, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Plt. Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga, Dirjen Bina Konstruksi Trisasongko Widianto, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum & Perumahan Eko Djoeli Heripoerwanto, dan Kepala BPSDM Sugiyartanto.(*)

Berita Terkait

Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi
Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman
PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir
MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB
Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat
Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa
Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan
Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten

Berita Terkait

Thursday, 25 June 2026 - 13:06 WIB

Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi

Wednesday, 24 June 2026 - 13:29 WIB

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman

Sunday, 21 June 2026 - 08:31 WIB

PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir

Friday, 19 June 2026 - 18:46 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB

Wednesday, 17 June 2026 - 21:03 WIB

Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Berita Terbaru

foto ist

Energy

Harga Minyak Turun, Pertamina Siap Turunkan BBM Bertahap

Saturday, 27 Jun 2026 - 12:14 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Ganjil Genap Gerbang Tol Tetap Mengacu Aturan Lama

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:41 WIB

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta yang juga aktivis perempuan Fahira Idris / foto ist

News

Kasus Penyekapan Bandung, Fahira Sampaikan Tujuh Desakan

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:29 WIB