Yasonna Kita Akan Teliti Berkas Dokumen KLB Demokrat Deli Serdang

Tuesday, 30 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly / Net

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly / Net

DAELPOS.com – Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan berharap Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly, akan meneliti dengan tepat soal keabsahan penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ia menegaskan KLB yang digelar Johni Allen Marbun dkk untuk memilih Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko jadi ketua umum itu tak sah berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang terbit pada 2020 yang telah mendapat pengesahan dari Kemenkumham.

Mantan Wakil Ketua MPR itu juga meyakini Yasonna akan mematuhi ketentuan yang tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (Parpol).

“Pemerintah akan bekerja sesuai dengan UU Parpol dan sesuai AD/ART Partai Demokrat yang disahkan tahun 2020,” kata Syarief kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (29/3).

Syarief menyatakan pihaknya menghargai proses penelitian berkas hasil KLB Partai Demokrat yang dilakukan Yasonna. Syarief pun yakin Yasonna akan membuat keputusan yang benar.

Menurutnya, proses yang dilakukan Kemenkumham merupakan proses yang harus dilakukan.

“Itu prosedur kalau ada yang melaporkan harus diterima itu prosedur yang harus dijalankan oleh pemerintah, kan enggak mungkin menolak, kan harus diterima. Nanti tinggal dibandingkan oh ternyata ini abal-abal, kalau dibandingkan yang asli yang ini,” ujar Syarief.

Sebelumnya, Juru Bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, mengklaim pihaknya sudah melengkapi berkas terkait permohonan pengesahan pengurusan pihaknya sesuai permintaan Kemenkumham.

See also  Pemerintah Alokasikan Transfer ke Daerah Rp811,7 Triliun di 2023

Berita Terkait

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora
Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen
Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Akselerasi Pembangunan Hunian Senen Capai 99,04%, Hutama Karya Optimalkan Tenaga Kerja Demi Hunian Layak Masyarakat
Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran
Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 15:03 WIB

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar

Wednesday, 13 May 2026 - 13:58 WIB

Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Tuesday, 12 May 2026 - 18:12 WIB

Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora

Tuesday, 12 May 2026 - 11:25 WIB

Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen

Monday, 11 May 2026 - 15:20 WIB

Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

Pramono Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota RI Sesuai Putusan MK

Friday, 15 May 2026 - 12:40 WIB

Olahraga

Foolad Sirjan Iranian Hentikan Jakarta Garuda Jaya

Friday, 15 May 2026 - 01:08 WIB