Komisi IV Minta Bulog Intervensi Pasar Tekan Harga Jagung di Blitar

Monday, 20 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk melakukan intervensi pasar, khususnya jagung, di Kabupaten Blitar. Hal ini perlu dilakukan dalam rangka untuk menekan harga jagung, agar peternak yang gunakan komoditas tersebut sebagai pakan ternaknya tidak kesulitan untuk membeli. Termasuk, membantu pasokan jagung dari para petani, yang memiliki permintaan (demand) tinggi namun lahan pertanian di Blitar tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Saya bersama Ibu Bupati Blitar sering sampaikan, ini jagung sangat penting. Kalau dihitung semua lahan pertanian ditanami jagung saja, tetap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan. Jadi sangat krusial soal kepastian jagung ini. Blitar masih sangat butuh dan kekurangan,” jelas Anggia saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI ke Koperasi Tani, di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Jumat (17/12/2021).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengakui, atas penugasan dari Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu Bulog untuk memberikan bantuan 30.000 ton jagung untuk memenuhi kekurangan permintaan tersebut. Dampaknya, menurut Anggia, saat ini harganya menurun dan relatif terjangkau.

“Kondisi ini tidak hanya dialami Blitar, juga di daerah lain. Tetapi, Kabupaten Blitar ini yang paling kencang teriaknya. Saya harap, akhir Desember ini, semua alokasi kuota yang ditugaskan, sudah diberikan ke Blitar. Sehingga, berdampak kepada harga pakan ternak dan telur juga di pasaran,” jelas legislator dapil Jatim VI itu.

Menanggapi hal itu, Bupati Blitar Rini Syarifah turut apresiasi atas kunjungan Komisi IV DPR RI ke Kabupaten Kediri. Ia berharap upaya tersebut akan berbuah hasil, untuk mengembalikan usaha para peternak rakyat yang beberapa waktu lalu sempat terpuruk. “Semoga semua aspirasi kami dapat diterima dan diwujudkan melalui Komisi IV dengan mitranya. Sehingga, kita bisa bergerak lebih cepat lagi,” ujar Bupati Rini.

See also  Pelaksanaan Pilkades Serentak 2021 di Kabupaten Sidrap Berjalan Lancar

Dijelaskan Kementerian Pertanian, penyebab harga jagung tinggi adalah karena tingginya disparitas harga antara harga acuan pembelian (HAP) dari Kementerian Perdagangan dengan harga yang ada di pasaran. Di samping itu, ketimpangan antara peternak rakyat yang tidak mampu membeli jagung kepada petani dalam jumlah yang besar serta adanya masa panen yang tidak merata di seluruh daerah Indonesia.

Berita Terkait

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan
Kementerian PANRB Dorong Percepatan MPP dan MPP Digital di Daerah
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Banda Aceh, Darwati Soroti Peran Ibu dalam Menjaga Persatuan

Berita Terkait

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Tuesday, 2 June 2026 - 14:40 WIB

GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan

Sunday, 31 May 2026 - 22:21 WIB

Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

BNI Bekali Mahasiswa RI ke Hong Kong dengan Layanan Keuangan Digital

Tuesday, 4 Aug 2026 - 17:16 WIB

Megapolitan

LapakMain Corner, Ruang Aman Anak Jakarta di Era Digital

Tuesday, 4 Aug 2026 - 17:05 WIB