DAELPOS.com – PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) memastikan stok beras di Jakarta menjelang Ramadan dalam kondisi aman.
Di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), ketersediaan beras mencapai 29.000 ton dan di PT FSTJ 9.000 ton, sehingga total stok mencapai 38.000 ton.
Direktur Utama PT FSTJ, Pamrihadi Wiraryo mengatakan, selama ini Food Station memiliki early warning system terkait ketersediaan stok beras di PIBC.
“Dengan stok mencapai 38.000 ton, maka bisa dikatakan kondisinya aman dan terkendali menjelang puasa dan Lebaran,” ungkap Pamrihadi, Selasa (15/3).
Sebelumnya, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin mengecek ketersediaan beras menjelang Ramadan di PIBC, Jumat (11/3). Kunjungan dilakukan untuk memastikan stok dan pasokan di lapangan aman.
Dalam kunjungannya, Ma’ruf mengecek harga sekaligus ketersediaan beras di beberapa toko di pasar tersebut dengan didampingi Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Direktur Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto dan Direktur Utama PT FSTJ, Pamrihadi Wiraryo.
“Harga tidak naik. Bahkan menurut laporan lebih murah pada saat yang sama jelang Ramadan dibanding tahun lalu. Artinya aman semua ya,” tandasnya.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

