Kapolri-Mendag Cek Pabrik Minyak Goreng di Jakut

Tuesday, 15 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengecek pabrik minyak goreng di Jakarta Utara. Pabrik yang didatangi kali ini adalah PT Bina Karya Prima Gudang Ex Hargas.

“Hari ini saya bersama Pak Mendag meninjau langsung terkait dengan proses mulai dari kebijakan DMO (domestic market obligation) yang diputuskan oleh beliau (Mendag). Kita bicara dengan para produsen CPO (crude palm oil) yang memiliki kewajiban DMO tadi,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa (15/3/2022).

PT Bina Karya Prima Gudang Ex Hargas, jelas Kapolri, telah menerima CPO dari produsen seharga Rp 9.100 dan diolah kemudian dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, Rp 14.000.

“Proses produksinya saat ini bisa dua kali lipat dari yang biasanya dan tentunya ini menjadi catatan kami. Saya akan melaksanakan pengecekan lagi ke wilayah lain untuk memastikan sebenarnya kebijakan terkait DMO yang tadi disampaikan itu sudah berjalan,” lanjut Kapolri.

“Kita akan mengecek lagi terkait dengan fenomena di pasar yang harganya melompat, sementara dari pabriknya langsung harga tetap sesuai dengan pemerintah dengan mendapatkan suplai DMO dan juga produksi dua kali lipat,” sambungnya.

Kapolri menyebut Polri akan mengecek pabrik-pabrik lain. Pengecekan tersebut terkait produksi minyak goreng.

Menteri Perdagangan Lutfi angkat bicara. Menurutnya, kebijakan domestic market obligation dan domestic price obligation dapat berjalan baik.

“28 hari terakhir sudah terkumpul lebih dari 500 juta liter minyak goreng yang ada di masyarakat, tetapi keadaannya meskipun barangnya ada harganya belum sesuai,” kata Lutfi.

Meski begitu, ia tak menampik potensi terjadinya kecurangan di masyarakat. Ia berjanji pihaknya akan menindak tegas mafia minyak goreng.

See also  Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik

“Sekarang ini kemungkinan-kemungkinan karena tingginya harga dunia menyebabkan orang-orang yang sebelumnya tidak berpikir untuk berbuat curang bisa-bisa berbuat curang. Nah, ini yang sedang kita cek dan kita peringatkan terutama bagi mafia-mafia minyak goreng yang berusaha untuk mendapatkan keuntungan sesaat, kita akan datang dan kita akan tertibkan dan kita akan sikat bersama,” jelasnya.

Berita Terkait

Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional
Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 13:18 WIB

Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Bank Mandiri Perkuat Fundamental Bisnis dengan Neraca yang Tetap Sehat

Tuesday, 20 Oct 2026 - 16:10 WIB