Bea Cukai Ajak Pedagang Berantas Peredaran Rokok Ilegal

Friday, 25 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sebagai barang kena cukai, hasil tembakau atau rokok terus diawasi peredarannya di tengah masyarakat oleh Bea Cukai. Hal ini didasari oleh karakteristik rokok itu sendiri, yaitu konsumsinya perlu dikendalikan karena pemakaiannya dapat menimbulkan efek negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup. Tak hanya itu, pengawasan atas barang kena cukai ini pun dilakukan karena pada setiap rokok yang beredar dikenakan pungutan negara yaitu cukai demi asas keadilan dan keseimbangan menurut undang-undang.

Berlandaskan hal tersebut, kantor-kantor pengawasan Bea Cukai di berbagai daerah terus menggalakkan kegiatan operasi pasar, yang bertujuan untuk mengawasi peredaran rokok ilegal sekaligus mengedukasi dan mengajak masyarakat, khususnya para pedagang rokok untuk memberantas peredaran rokok ilegal. “Sepanjang bulan Maret ini, beberapa kantor pelayanan Bea Cukai, seperti Bea Cukai Nunukan, Bea Cukai Makassar, Bea Cukai Purwokerto, Bea Cukai Cilacap, Bea Cukai Kotabaru, dan Bea Cukai Parepare menggelar operasi pasar di wilayah pengawasannya masing-masing,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, Kamis (24/03).

Dalam kegiatan operasi pasar tersebut, petugas Bea Cukai mesosialisasikan peran dan fungsi Bea Cukai dalam menegakkan aturan cukai, ciri-ciri rokok ilegal yang beredar di masyarakat, serta berbagai modus yang sering digunakan oleh para oknum pengedarnya, agar para penjual dapat berperan aktif dalam mencegah dengan berbagi informasi kepada Bea Cukai apabila menemui adanya indikasi peredaran rokok ilegal di sekitar mereka.

Khusus di wilayah Jawa Tengah, Bea Cukai Purwokerto dan Bea Cukai Cilacap juga mengedukasi para pedagang rokok tentang tembakau iris (TIS). “Untuk TIS yang dijual untuk penjualan eceran, yang sudah dikemas untuk penjualan eceran dan diberi merek, maka sudah dikategorikan sebagai tembakau iris yang dikenakan cukai, sehingga wajib dilekati pita cukai,” tegasnya.

See also  Luhut Akan Tindak Tegas Insiden di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel

Tak hanya itu, dalam operasi pasar juga dilaksanakan penindakan terhadap rokok yang tidak dilekati pita cukai, yang diduga melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, seperti yang dilaksanakan Bea Cukai Nunukan pada tanggal 16 Maret 2022 lalu.

“Kami berharap operasi pasar tersebut mampu menghasilkan kepatuhan pedagang yang maksimal dalam upaya menekan peredaran rokok ilegal. Mari kita lanjutkan kerja sama ini dengan terus bersinergi dengan baik demi amannya Indonesia dari peredaran rokok ilegal,” pungkas Hatta.

Berita Terkait

Pertamina Dukung Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM dan Elpiji
Kementerian PU Tegaskan Sikap Kooperatif dan Hormati Proses Hukum
Satgas Sikat Tambang Ilegal, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Diselamatkan
Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi, Pertamina Perkuat Sinergi dengan Aparat Hukum
Kementrans Dukung Kejati Kaltim Usut Dugaan Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus BPR di Malang
KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

Berita Terkait

Thursday, 23 April 2026 - 09:55 WIB

Pertamina Dukung Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM dan Elpiji

Friday, 10 April 2026 - 23:00 WIB

Kementerian PU Tegaskan Sikap Kooperatif dan Hormati Proses Hukum

Thursday, 9 April 2026 - 18:20 WIB

Satgas Sikat Tambang Ilegal, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Diselamatkan

Wednesday, 8 April 2026 - 18:28 WIB

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi, Pertamina Perkuat Sinergi dengan Aparat Hukum

Friday, 27 March 2026 - 19:19 WIB

Kementrans Dukung Kejati Kaltim Usut Dugaan Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

Berita Terbaru

foto istimewa

Nasional

Juri dan MC LCC Empat Pilar Dinonaktifkan, Setjen MPR Minta Maaf

Tuesday, 12 May 2026 - 18:34 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa /  foto ist

Ekonomi - Bisnis

Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026

Tuesday, 12 May 2026 - 18:19 WIB