MenkopUKM Ajak Masyarakat Membeli Brand Lokal Unggulan Jawa Barat

Sunday, 21 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan, digitalisasi UMKM merupakan kunci kebangkitan UMKM di era new normal. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong UMKM go digital melalui program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

“Digitalisasi UMKM tidak hanya sebatas pada tahap on boarding UMKM ke platform e-commerce. Namun, bagaimana agar UMKM tersebut mampu berkompetisi dan bertahan di ekosistem digital,” tandas Teten, pada persiapan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Jabar, di Kota Bandung, Minggu (21/3).

Gernas BBI di Jabar akan digelar mulai April 2021 dengan tagline UKM Jabar Paten. Teten menambahkan, pemerintah menargetkan pada 2023 ada tambahan 30 juta UMKM Indonesia yang terintegrasi dalam ekosistem digital (on-boarding).

“Dalam Gernas BBI, kita ingin melibatkan makin banyak platform digital. Maka, UMKM harus siap transformasi masuk ke digital,” kata Teten.

Pada periode ini, lanjut Teten, gerakan akan fokus pada produk-produk artisan. Yakni produk-produk yang sudah dikurasi menjadi produk unggul, tetapi bukan mass production. Misalnya, produk costum, hand made, serta produk berkualitas premium yang bisa bersaing dengan produk asing.

Menurut Teten, costum product memiliki market demand yang tinggi dan sedang menjadi tren. Apalagi, Jabar adalah gudangnya anak muda kreatif dengan produk kreatif seperti fesyen, sepatu, kuliner, hingga produk berbasis teknologi.

KemenkopUKM juga akan pilih produk-produk artisan dan mendorong local champion untuk tampil masuk ke level nasional bahkan internasional.

“Penting untuk menghadirkan produk lokal agar bisa bersaing dengan brand asing. Karena sebenarnya, selama ini brand kita yang bagus tidak diberi tempat ruang usaha. Misalnya di mal kelas atas yang tempat premium place-nya dikasih ke brand luar,” ungkap Teten.

See also  Gempa Cianjur, Satgas BUMN Jabar Siaga Salurkan Bantuan dan Terjunkan Relawan

Padahal, Teten mencontohkan, kopi dengan brand lokal jauh lebih diminati daripada brand luar. Bahkan, sepatu olahraga buatan anak muda Bandung masuk ke mal kelas atas di Tokyo.

“Ini harus ada keberanian dari pengelola mal kita untuk menghadirkan brand-brand lokal agar tidak kalah dengan brand besar,” jelas MenkopUKM.

Bagi Teten, ini juga merupakan bagian dari kampanye produk lokal. Karena, di dalam negeri banyak produk lokal yang kualitasnya lebih bagus dan harganya lebih murah, tapi brand image-nya kurang dibangun dengan baik.

Selain itu, ada mental masyarakat yang masih kurang percaya diri dengan produk dalam negeri. Akhirnya, mereka memilih produk asing meski merogoh kocek cukup dalam.

“Ini harus menjadi terobosan di kalangan anak-anak muda. Mereka memang ingin membeli sesuatu yang unik, tapi tidak mau mengeluarkan uang lebih banyak. Misalnya, sepatu buatan Bandung, tas buatan Yogya, dan sebagainya,” ucap Teten.

Bermitra dan Sinergi

Pada periode Gernas BBI periode April 2021, Menteri Koperasi dan UKM mendapatkan mandat sebagai Movement Manager bermitra dengan Gubernur Jawa Barat sebagai Brand Ambassador Gernas BBI.

Dalam rangka amplifikasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia serta mendorong integrasi UMKM ke dalam ekosistem digital, Kementerian Koperasi dan UKM selama April 2021 akan mengkoordinasikan 40 rangkaian kegiatan di wilayah Jawa Barat di lebih dari 50 venue baik di Jawa Barat maupun DKI Jakarta, yang melibatkan 27 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 7400 UMKM unggulan di Jawa Barat.

Kegiatan ini bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan selaku mitra strategis yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia, perbankan, asosiasi, media, Komunitas, serta swasta (Indofood, Blibli, Shopee, Agung Sedayu, dan sebagainya).

See also  TEC, Harapan Baru Tenaga Honorer Lamsel

Teten berharap, seluruh elemen masyarakat terutama sektor swasta dapat menjiwai Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ini dengan meningkatkan konsumsi dan penggunaan produk lokal karya anak bangsa. Khususnya, produk dari UKM Jawa Barat dalam upaya mendukung percepatan pemulihan ekonomi.

“Mari kita menjadi pahlawan negeri dengan menggunakan produk UMKM karya anak bangsa. Karena kita Indonesia, maka kita bangga dan beli produk buatan Indonesia. Semoga Gernas BBI Jabar dengan tagline #UKMJABARPATEN bisa menghasilkan penjualan, jumlah on boarding UMKM dan ekspos sosial media yang membanggakan,” pungkas MenkopUKM.

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Friday, 14 Aug 2026 - 17:34 WIB