Aplikasi JAGA Kampus, KPK Ajak Masyarakat Menjaga Intergritas Kampus

Thursday, 24 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

DAELPOS.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengajak masyarakat mengawasi dan melaporkan potensi kerugian negara serta penyalahgunaan wewenang di lingkungan kampus lewat aplikasi JAGA Kampus. Hal ini disampaikannya dalam Acara Peluncuran Aplikasi JAGA Kampus hari ini (23/02) yang diselenggarakan secara virtual.

“KPK bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) meluncurkan platform jagakampus.go.id. Masyarakat bisa memberikan masukan dan laporan terkait tata kelola pendidikan, tata kelola pengabdian, tata kelola keuangan, tata kelola aset kampus dan lainnya, yang sekiranya dikelola dengan tidak berintegritas. Masyarakat yang melapor tidak perlu takut karena KPK akan menjaga kerahasiaan identitas pelapor sehingga tidak akan menimbulkan kerugian bagi pelapor,” jelas Ghufron.

Platform jagakampus.go.id yang diluncurkan memuat beragam data dan informasi seputar dunia pendidikan termasuk menyediakan data keuangan perguruan tinggi. Ghufron berharap, selain menjadi sarana keterbukaan informasi untuk dimanfaatkan oleh para siswa, mahasiswa, orang tua siswa, tenaga pengajar, serta masyarakat yang terkait dengan kampus, jagakampus.go.id juga bisa memberikan iklim dunia pendidikan yang berintegritas.

“KPK berharap, Jaga kampus bisa melahirkan kampus berintegritas, kemudian melahirkan alumni sarjana, doktor, yang juga berintegritas, sehingga tidak ada potensi merugikan negara dan antikorupsi,” ujar Ghufron.

Agar harapan itu tercapai, Nurul Ghufron menjelaskan bahwa KPK tidak akan berjalan sendiri dalam mengelola laporan masyarakat. Setiap masukan dan laporan akan diteruskan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti. Dalam hal jagakampus.go.id, KPK akan meneruskan ke Kemendikbud Ristek, Badan Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan institusi terkait lainnya.

Peluncuran Aplikasi JAGA Kampus yang disiarkan melalui saluran Youtube KPK ini juga dihadiri oleh Menteri Dikbud Ristek Nadiem Makarim. Dalam sambutannya, Nadiem mengapresiasi adanya platform yang membantu mencegah korupsi di dunia pendidikan.

See also  Batik Air Minta Maaf Soal Koper Kaesang Nyasar ke Kualanamu

“saat ini kami tengah mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Sejauh ini, sudah ada 16 Perguruan tinggi yang menjadi PTNBH. Perguruan tinggi yang menjadi PTNBH akan memiliki otonomi yang lebih besar untuk pengelolaan pembelajaran maupun manajemen kampusnya. Sehingga harus lebih bertanggung jawab, transparan, dan berintegritas,” kata Nadiem

JAGA Kampus menampilkan profil perguruan tinggi, informasi dosen, mahasiswa, anggaran, serta pemasukan dan pengeluaran PTNBH. Semua itu bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas PTNBH.

Nadiem pun berharap agar rektor dan dosen Perguruan tinggi dapat membantu mewujudkan dunia kampus yang berintegritas. Salah satunya dengan merancang mata kuliah antikorupsi.

“Untuk mewujudkan Indonesia yang bebas korupsi, bisa dimulai dari kampus yang bersih, transparan, dan akuntabel. Mari bergerak serentak,” ujar Nadiem.

Jaga.id sebagai platform pencegahan korupsi yang diinisiasi oleh KPK, memiliki komitmen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan partisipasi publik guna mendorong keterbukaan pada kementerian, lembaga, dan pemerintah.

Berita Terkait

KPK OTT Bupati Pati Sudewo Terkait Dugaan Suap Pengisian Perangkat Desa
BPOM Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal Senilai Rp1,86 Triliun!
OJK di Hakordia 2025: “Integritas Kunci Utama Kemajuan Bangsa”
Jasa Marga Sikat ODOL di Tol Belmera
Menhan Pimpin Langsung Penertiban Tambang Nikel Ilegal di Morowali
JJC dan Polisi Tertibkan Kendaraan Ilegal di Jalan Layang MBZ
Guru Tewas Diserang OTK, Sekolah Dibakar KKB, MPR for Papua Desak Aparat Usut Tuntas
Satgas Bea Cukai Dongkrak Pengawasan, Penindakan Capai Rp6,8 Triliun

Berita Terkait

Wednesday, 21 January 2026 - 00:43 WIB

KPK OTT Bupati Pati Sudewo Terkait Dugaan Suap Pengisian Perangkat Desa

Wednesday, 10 December 2025 - 16:43 WIB

BPOM Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal Senilai Rp1,86 Triliun!

Tuesday, 9 December 2025 - 09:07 WIB

OJK di Hakordia 2025: “Integritas Kunci Utama Kemajuan Bangsa”

Friday, 28 November 2025 - 08:53 WIB

Jasa Marga Sikat ODOL di Tol Belmera

Thursday, 6 November 2025 - 16:48 WIB

Menhan Pimpin Langsung Penertiban Tambang Nikel Ilegal di Morowali

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Friday, 23 Jan 2026 - 20:24 WIB

Olahraga

Proliga 2026: Jakarta Livin’ Mandiri Atasi Falcons 3-1

Friday, 23 Jan 2026 - 20:01 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Pemprov DKI Berlakukan PJJ Imbas Cuaca Ekstrem

Friday, 23 Jan 2026 - 14:47 WIB