KPK Gelar Sosialisasi Para Pengunjung Car Free Day Bandar Lampung

Monday, 3 October 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Sosialisasi Antikorupsi kepada para pengunjung Car Free Day (CFD) di Tugu Adipura Kota Bandar Lampung, Lampung, Minggu (25/9).  Kegiatan ini menjadi hari terakhir dari rangkaian kegiatan Roadshow Bus KPK di Kota Tapis Berseri Bandar Lampung, yang sudah terselenggara selama empat hari, mulai dari tanggal 22 sampai dengan 25 September 2022.

Dalam kegiatan CFD yang berlangsung setiap hari minggu, KPK mencoba memanfaatkan momentum masyarakat berkumpul dengan menggelar sosialisasi pencegahan korupsi sebagai serangkaian kegiatan Roadshow Bus KPK. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jejaring Pendidikan, Kedeputian Pendidikan dan Peran Masyarakat KPK Aida Ratna Zulaiha.

“Ini sebagai bentuk kehadiran KPK secara langsung di tengah-tengah masyarakat yang dipresentasikan melalui Bus Antikorupsi ini. Dan kegiatan ini merupakan salah satu strategi pendidikan antikorupsi yang dilakukan dengan mensosialisasikan dan mengkampanyekan nilai-nilai antikorupsi secara langsung kepada masyarakat Kota Bandar Lampung,” buka Aida.

Lanjutnya, hadirnya KPK di tengah masyarakat, agar masyarakat lebih tau secara langsung tentang program-program KPK yang bisa didapatkan melalui informasi yang berada di dalam Bus Antikorupsi, sekaligus sambil mengajak partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi. Untuk itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberi kesamaan pemahaman mengenai tindak pidana korupsi itu sendiri.

“Dengan adanya persepsi yang sama, pemberantasan korupsi bisa dilakukan secara tepat dan terarah. Agar pemberantasan berjalan lebih efektif, maka hendaknya ketiga strategi KPK harus dilakukan secara bersamaan,” ungkap Aida.

Sebagaimana tujuan KPK, pemberantasan korupsi tidak mungkin bisa dikerjakan oleh KPK sendiri. Dan tidak bisa hanya dengan melakukan penangkapan-penangkapan, oleh karenanya KPK melakukan melalui pendekatan yang lain, salah satunya melalui pendidikan.

Sebagai kota kelima yang masuk dalam rangkaian Roadshow BUS KPK, partisipasi dan keterlibatan masyarakat Kota Bandar Lampung dari hari pertama sampai dengan hari terakhir pelaksanaan, terlihat cukup antusias dan optimal. Hal ini karena Wali Kota Bandar Lampung turut ikut serta di setiap tahapan kegiatan dari awal hingga akhir, sehingga masyarakat ikut tergerak untuk mengikuti kegiatan ini.

See also  Kakorlantas Cek Pembatasan Mobilitas Efektif Cegah Kerumunan

“Jadi, selain sosialisasi dan kampanye antikorupsi, pada sistem pendidikan di Kota Bandar Lampung juga memasukan nilai-nilai antikorupsi pada peserta didik di setiap sekolah. Sehingga, kehadiran KPK di Kota Bandar Lampung bisa mendapatkan respon yang baik dari peserta didik, karena mereka di sekolah sudah mendapatkan muatan lokal pendidikan antikorupsi sejak dini,” kata Aida.

Melalui pendidikan tersebut, KPK berharap bisa menyebarluaskan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat luas. Dalam hal ini, KPK sudah membuat akronim ‘Jumat Bersepeda KK’ dengan arti Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil dan Kerja Keras diharap mampu mengupayakan kasus pemberantasan korupsi.

Oleh karenanya, melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan semangat kepada Dinas Pendidikan di Kota Bandar Lampung, untuk semakin menguatkan diri dalam menjalankan pendidikan antikorupsi. KPK juga berharap, adanya Roadshow Bus Antikorupsi, masyarakat bisa semakin terbuka dan menambah pengetahuan baru tentang program-program antikorupsi yang bisa dilakukan oleh masyarakat sendiri.

Melalui Direktorat Sosialisasi dan Kampanye, secara berkala KPK juga membuat berbagai program pendidikan antikorupsi untuk menciptakan kepedulian masyarakat terhadap isu-isu korupsi. Hal itu disampaikan Spesialis Direktorat Sosialisasi dan Kampanye (Soskam) Antikorupsi, Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Epi Handayani.

“Proses edukasi yang KPK lakukan selama empat hari kegiatan berlangsung diantaranya dengan membuat survei pemahaman masyarakat dan kuis. Hal itu dilakukan KPK untuk menanyakan kembali kepada masyarakat tentang sosialisasi dan strategi apa yang telah dilakukan selama ini,” kata Epi.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan apresiasi kepada KPK karena telah hadir dan memilih Kota Bandar Lampung untuk memberikan pendidikan antikorupsi kepada masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

BPOM Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal Senilai Rp1,86 Triliun!
OJK di Hakordia 2025: “Integritas Kunci Utama Kemajuan Bangsa”
Jasa Marga Sikat ODOL di Tol Belmera
Menhan Pimpin Langsung Penertiban Tambang Nikel Ilegal di Morowali
JJC dan Polisi Tertibkan Kendaraan Ilegal di Jalan Layang MBZ
Guru Tewas Diserang OTK, Sekolah Dibakar KKB, MPR for Papua Desak Aparat Usut Tuntas
Satgas Bea Cukai Dongkrak Pengawasan, Penindakan Capai Rp6,8 Triliun
HUT ke-80 TNI: Kapolri Perkuat Komitmen Sinergi ‘TNI-Polri untuk NKRI’

Berita Terkait

Wednesday, 10 December 2025 - 16:43 WIB

BPOM Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal Senilai Rp1,86 Triliun!

Tuesday, 9 December 2025 - 09:07 WIB

OJK di Hakordia 2025: “Integritas Kunci Utama Kemajuan Bangsa”

Friday, 28 November 2025 - 08:53 WIB

Jasa Marga Sikat ODOL di Tol Belmera

Thursday, 6 November 2025 - 16:48 WIB

Menhan Pimpin Langsung Penertiban Tambang Nikel Ilegal di Morowali

Thursday, 23 October 2025 - 18:33 WIB

JJC dan Polisi Tertibkan Kendaraan Ilegal di Jalan Layang MBZ

Berita Terbaru

Nasional

Arus Padat, Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta–Cikampek

Friday, 16 Jan 2026 - 13:00 WIB

Ekonomi - Bisnis

Realisasi Investasi 2025 Tembus Target, Hilirisasi Sumbang 30 Persen

Friday, 16 Jan 2026 - 10:29 WIB