daelpos.com – Pemerintah resmi memangkas pagu anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN 2026. Anggaran yang semula dipatok Rp335 triliun, kini diciutkan menjadi Rp268 triliun atau berkurang Rp67 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, langkah efisiensi itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar pengelolaan dana MBG lebih efektif dan tepat sasaran.
“Ada penghematan tertentu sesuai instruksi Presiden, sehingga dana Badan Gizi Nasional bisa dipakai lebih efektif dan efisien,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di Jakarta.
Meski anggarannya dipangkas, pemerintah memastikan program unggulan tersebut tetap berjalan. Hingga 30 April 2026, realisasi penyaluran anggaran MBG tercatat mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total pagu awal. Dana itu telah menjangkau 61,96 juta penerima manfaat dan didukung 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Purbaya juga memberi sinyal penghematan lanjutan masih mungkin dilakukan. Namun, dia menegaskan efisiensi tidak boleh mengganggu tujuan utama program, yakni pemenuhan gizi anak sekolah.
Menurutnya, Presiden Prabowo saat ini tengah membenahi manajemen program MBG, termasuk pola belanja Badan Gizi Nasional (BGN), agar penggunaan anggaran lebih optimal.








