MPP Magetan Harus Jadi Karpet Merah Bagi UKM dan Investor

Monday, 5 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Hadirnya Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Magetan harus bisa membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Pemerintah daerah selaku penyelenggara MPP wajib menciptakan pelayanan yang cepat, terutama dalam perizinan usaha. Pelaku UKM masih juga perlu diedukasi mengenai keunggulan produk yang berpotensi untuk diekspor.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, saat meresmikan MPP Kab. Magetan, Jawa Timur, Senin (05/04). Beberapa produk tradisional dari Magetan adalah jaket kulit khas Magetan, madu, wortel, stroberi, serta beberapa jenis buah dan sayuran lainnya.

“Pemerintah jangan beri masyarakat pelayanan yang lambat, berikan pelayanan yang cepat,” ujar Menteri Tjahjo, dalam acara yang juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Magetan Suprawoto.

Menteri Tjahjo mengatakan, ada dua kunci pembangunan ekonomi, yakni investasi dan ekspor. Dua hal tersebut bisa dikembangkan dengan mudahnya perizinan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB) di MPP.

Investasi dan ekspor bisa jadi pengungkit ekonomi saat pandemi, terutama pemulihan ekonomi daerah. “Hadirnya MPP di Magetan juga perlu menjadi karpet merah bagi investasi. Berikan pelayanan yang maksimal kepada investor,” tegas Menteri Tjahjo dalam sambutannya.

Pengembangan UKM perlu komitmen besar dari para pimpinan pemda dan masyarakat. Dengan menggunakan produk lokal, bisa menyelamatkan ekonomi Indonesia dari resesi.

Munculnya permintaan terhadap produk UKM akan meningkatkan konsumsi dan memperluas lapangan kerja. “Disinilah MPP juga dapat memberikan kontribusinya, walaupun tidak secara langsung tetapi adanya kemudahan-kemudahan dan kecepatan yang diberikan bisa berdampak positif terhadap perekonomian daerah,” jelas Menteri Tjahjo.

Pada acara yang sama, Bupati Magetan Suprawoto, menegaskan MPP mampu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. MPP yang berlokasi di Pasar Baru Magetan ini memiliki 273 layanan dari 28 instansi.

See also  HUT Ke-496 Kota Jakarta, Disbud DKI-FSRD IKJ Gelar Soft Launching Buku “Gion Mitologi Urban”

Pemilihan lokasi di Pasar, bertujuan menyatukan pasar tradisional dengan pusat pelayanan modern. Dampaknya terlihat dari lonjakan pengunjung sebelum dan sesudah adanya MPP. “Juga agar berdampak pada perekonomian masyarakat Magetan,” ungkapnya.

Selama pandemi Covid-19, MPP Kab. Magetan tetap melayani dengan penerapan protokol kesehatan. Pemanfaatan teknologi informasi juga dilakukan, diantaranya tanda tangan digital, survei online, antrean online, dan berbagai hal lainnya. Keunggulan lain adalah, adanya counter khusus bagi penyandang disabilitas. Layanan khusus disabilitas terletak di lantai dasar, sehingga mereka tidak perlu ke lantai 2 atau 3.

Berita Terkait

Darwati A. Gani Siap Dukung Kegiatan Kaum Muda Aceh yang Bermanfaat
Penutupan Sementara Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggan –Kayu Agung
DPD RI Kawal Implementasi UU Cipta Kerja di Bogor
Susun DIM, Komite I DPD RI Kunker ke Kantor Gubernur Jabar untuk Inisiasi Revisi UU Penataan Ruang
Komite IV DPD RI: Program MBG Harus Jadi Investasi SDM dan Penggerak Ekonomi Daerah
Irman Gusman Kembali Salurkan PIP Rp1,205 Miliar untuk 2.008 Siswa SD, SMP dan SMK di Sumatera Barat
GKR Hemas dan Yashinta Dorong DIY Jadi Provinsi Paling Aman Bagi Perempuan
Senator Mirah Dorong Penguatan Kesiapsiagaan NTB Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

Berita Terkait

Tuesday, 17 February 2026 - 19:04 WIB

Darwati A. Gani Siap Dukung Kegiatan Kaum Muda Aceh yang Bermanfaat

Monday, 9 February 2026 - 17:31 WIB

Penutupan Sementara Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggan –Kayu Agung

Thursday, 5 February 2026 - 06:54 WIB

DPD RI Kawal Implementasi UU Cipta Kerja di Bogor

Tuesday, 3 February 2026 - 16:28 WIB

Susun DIM, Komite I DPD RI Kunker ke Kantor Gubernur Jabar untuk Inisiasi Revisi UU Penataan Ruang

Tuesday, 27 January 2026 - 17:30 WIB

Komite IV DPD RI: Program MBG Harus Jadi Investasi SDM dan Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Berita Utama

Secara Hisab 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Tuesday, 17 Feb 2026 - 19:52 WIB