Kasus Korupsi Dinas Damkar Depok Terhambat? Ini Sebabnya

Friday, 27 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ilustrasi / Net

foto Ilustrasi / Net

DAELPOS.com – Apa kabar kasus dugaan kasus korupsi damkar ? Lanjut atau tidak karena tidak terdengar perkembangannya. Ternyata ada beberapa hal yang menghambat penyelidikan dugaan korupsi pengadaan sepatu dinas lengkap (PDL) tahun 2019 pada Damkar Depok.

“Kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Depok hingga saat ini masih tahap penyelidikan,” ujar Kasie Intel Kejari Depok Herlangga Wisnu Murdianto, Kamis (26/8/2021).

Jaksa pidana khusus sudah melakukan gelar perkara. Hanya saja memang tidak dimaksudkan untuk menentukan sikap atau menentukan tersangka. Gelar perkara itu untuk menerima masukan dari jaksa lainnya sekaligus mengetahui apa kendala yang terjadi selama proses penyelidikan.

“Itu memang kewajiban dari jaksa penyelidik setiap bulannya. Memang kita semacam gelar perkara untuk mengetahui apa kendalanya. Nanti jaksa peneliti akan menerima masukan dari teman-teman jaksa yang lain itu tujuannya untuk memudahkan jaksa peneliti,” jelas Herlangga.

Dia mengakui ada sejumlah hambatan dalam mendalami kasus Damkar Depok. Salah satunya kesehatan tim jaksa yang namanya sudah ditunjuk menyelidiki kasus tersebut. Kemudian juga Kepala DPKP Depok Gandara Budiana juga mengalami sakit. “Teman-teman dari jaksa penyidik juga menderita sakit sehingga otomatis ada waktu yang terbuang. Pak Kadis (Kepala Dinas Damkar Depok Gandara Budiana) terkena Covid-19,” ujarnya.

Menurut Herlangga, ada hambatan lain yang dialami yakni banyaknya kasus yang juga harus diselidiki. “Pekerjaan yang dilakukan oleh teman-teman jaksa peneliti di Pidsus bukan hanya Damkar semata. Jadi kita tinggal jangka waktu. Ada jangka waktu tapi kan bisa diperpanjang, surat perintah itu kan sesuai kebutuhan dapat dilakukan perpanjangan waktu,” katanya.

See also  Respon Cepat Polsek Kedokanbunder Diapresiasi FWJ Indonesia

Berita Terkait

Kementrans Dukung Kejati Kaltim Usut Dugaan Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus BPR di Malang
KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal
Pemprov DKI: 185 Lapangan Padel di Jakarta Tak Berizin
Pengemudi Ugal-Ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari Jadi Tersangka
Almira Nabila Fauzi; Bermain Judol Jika Terbukti Bansos Akan Diputus.
Prabowo Ingatkan Eks Pimpinan BUMN Soal Hukum

Berita Terkait

Friday, 27 March 2026 - 19:19 WIB

Kementrans Dukung Kejati Kaltim Usut Dugaan Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

Thursday, 26 March 2026 - 12:15 WIB

OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus BPR di Malang

Friday, 13 March 2026 - 00:26 WIB

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Wednesday, 4 March 2026 - 23:07 WIB

OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

Saturday, 28 February 2026 - 19:28 WIB

Pemprov DKI: 185 Lapangan Padel di Jakarta Tak Berizin

Berita Terbaru

Berita Utama

KBLI 2025 Resmi Berlaku, Perizinan Usaha Makin Pasti

Sunday, 29 Mar 2026 - 18:30 WIB